Komisi-Komisi Di DPR Dan Mitra Kerjanya

Komisi-Komisi Di DPR RI

KOMISI I
-> Ruang Lingkup
- pertahanan
- Intelijen
- Luar negeri
- komunikasi dan informatika.

-> Mitra Kerja
- Kementerian pertahanan
- Kementerian luar negeri
- Panglima TNI, Mabes TNI AD, TNI AU dan TNI AL
- Kementerian Komunikasi dan Informatika
- Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas)
- Badan Intelijen Negara (BIN)
- Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)
- Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas)
- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
- Lembaga Penyiaran Publik (LPP)
- Televisi Republik Indonesia (TVRI)
- Radio Republik Indonesia (RRI)
- Dewan Pers
- Perum LKBN Antara
- Komisi Informasi.

KOMISI II
-> Ruang lingkup
- Pemerintahan Dalam Negeri dan otonomi daerah
- Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
- Kepemiluan
- Pertahanan dan Reforma Agraria

-> Mitra Kerja
- Kementerian Dalam Negeri
- Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
- Menteri Sekretaris Negara
- Sekretaris Kabinet
- Lembaga Administrasi Negara (LAN)
- Badan Kepegawaian Negara (BKN)
- Badan Pertanahan Nasional (BPN)
- Arsip Nasional RI (ANRI)
- Komisi Pemilihan Umum (KPU)
- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
- Ombudsman Republik Indonesia
- Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan ( UKP4).

KOMISI III
-> Ruang lingkup kerja:
- Hukum
- HAM
- Keamanan

-> Mitra Kerja
- Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia
- Kejaksaan Agung
- Kepolisian Negara Republik Indonesia
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
- Komisi Nasional HAM (Komnas HAM)
- Setjen Mahkamah Agung
- Setjen Mahkamah Konstitusi
- Setjen MPR
- Setjen DPD
- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
- Komisi Yudisial
- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)
- Badan Narkotika Nasional (BNN)
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

KOMISI IV
-> Ruang Lingkup
- Pertanian
- Perkebunan
- Kehutanan
- Kelautan
- Perikanan
- Pangan

-> Mitra Kerja
- Departemen Pertanian
- Departemen Kelautan dan Perikanan
- Badan Urusan Logistik
- Dewan Maritim Nasional.

KOMISI V
-> Ruang Lingkup
- Perhubungan
- Pekerjaan Umum
- Perumahan Rakyat
- Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal

-> Mitra Kerja
- Kementerian Pekerjaan Umum
- Kementerian Perhubungan
- Kementerian Perumahan Rakyat
- Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
- Badan SAR Nasional
- Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS)
- Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS).

Komisi VI
-> Ruang Lingkup
- Perdagangan
- Perindustrian
- Investasi
- Koperasi, UKM, dan BUMN
- Standarisas Nasional.

-> Mitra Kerja
- Departemen Perindustrian
- Departemen Perdagangan
- Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
- Menteri Negara BUMN
- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
- Badan Standarisasi Nasional (BSN)
- Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN)
- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

KOMISI VII
-> Ruang Lingkup
- Energi Sumber Daya Mineral
- Riset dan Teknologi
- Lingkungan Hidup

-> Mitra Kerja
- Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
- Menteri Negara Lingkungan Hidup
- Menteri Negara Riset dan teknologi
- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
- Dewan Riset Nasional
- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
- Badan Tenaga Nuklir (BATAN)
- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETAN)
- Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL)
- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
- Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas (BPH Migas)
- SKK Migas
- Dewan Energi Nasional (DEN)
- PP IPTEK
- Lembaga EIKJMEN.

KOMISI VIII
-> Ruang Lingkup
- Agama
- Sosial
- Pemberdayaan Perempuan
-> Mitra Kerja
- Kementerian Agama RI
- Kementerian Sosial RI
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI
- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
- Badan Wakaf Indonesia (BWI).

KOMISI IX
-> Ruang Lingkup
- Tenaga Kerja dan Transmigrasi
- Kependudukan
- Kesehatan

-> Mitra Kerja
- Departemen Kesehatan
- Kementerian Tenaga Kerja fan Transmigrasi
- Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
- Badan Pengawas Obat dan Makanan
- BNP2TKI
- PT Askes (Persero)
- PT Jamsostek (Persero).

KOMISI X
-> Ruang Lingkup
- Pendidikan
- Kebudayaan
- Pariwisata
- Ekonomi Kreatif
- Pemuda
- Olahraga
- Perpustakaan

-> Mitra Kerja
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Kementerian Pemuda dan Olahraga
- Perpustakaan Nasional.

KOMISI XI
-> Ruang Lingkup
- Keuangan
- Perencanaan Pembangunan
- Perbankan

-> Mitra Kerja
- Kementerian Keuangan RI
- Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS
- Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
- Badan Pusat Statistik ( BPS)
- Setjen BPK RI
- Bank Indonesia
- Perbankan
- Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI)
- Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP)
- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Calon-Calon Menteri Jokowi Versi Kabinet Rakyat

Presiden terpilih Joko Widodo menerima usulan atau saran calon-calon menteri yang diberikan oleh Kabinet Rakyat,
Nama-nama calon menteri itu diambil berdasarkan hasil poling (jajak pendapat) yang dilakukan kabinet rakyat dari 123 nama yang akhirnya mengerucut menjadi 42 nama.
Dalam penyerahan itu, Kabinet Rakyat juga menyertakan hasil jajak pendapat terhadap nama-nama tokoh tersebut. Jajak pendapat dimulai sejak 27 Juli 2014 pukul 03.00 WIB hingga 4 September 2014 pukul 00.01 WIB, dengan metode satu akun Facebook untuk satu pos kementerian.
Inilah 42 kandidat calon menteri dengan keterpilihan tertinggi:

1. Menteri Pendidikan Nasional: Anies Baswedan dengan 3.032 pemilih
2. Menteri ESDM: Poltak Sitanggang dengan 2.753 pemilih
3. Menteri Perindustrian: Dahlan Iskan dengan 2.604 pemilih
4. Jaksa Agung: Abraham Samad dengan 2.559 pemilih
5. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait 2.534 pemilih
6. Menteri Kesehatan: Ribka Tjibtaning 2.379 pemilih
7. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Erwin Usman 2.369 pemilih
8. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Najwa Shihab, 2.346 pemilih
9. Menteri Luar Negeri: Hikmahanto Juwana dengan 2.195 pemilih
10. Kepala BNP2TKI: Anis Hidayah dengan 2.155 pemilih
11. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa dengan 2.127 pemilih
12. Menteri Agama: Komarudin Hidayat dengan 2.111 pemilih
13. Menakertrans: Rieke Diah Pitaloka dengan 2.109 pemilih
14. Menteri Perumahan Rakyat: Mohammad Jehansyah Siregar 2.102 pemilih
15. Menteri Dalam Negeri: Basuki Tjahaja Purnama dengan 2.091 pemilih
16. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan dengan 2.087 pemilih
17. Menteri Riset dan Teknologi: Yohanes Surya dengan 2.067 pemilih
18. Menko Kesra: Tri Rismaharini dengan 2.035 pemilih
19. Menteri Pemuda dan Olahraga: Adian Napitupulu dengan 1.966 pemilih
20. Menteri Komunikasi dan Informatika: Onno W Purba 1.966 pemilih
21. Menteri Koordinator Perekonomian: Faisal Basri dengan 1.897 pemilih
22. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal: Indra J. Piliang 1.894 pemilih
23. Menteri Pertanian: Dwi Adreas Santosa dengan jumlah 1.888 pemilih
24. Kepala Badan Pertanahan Negara: Usep Setiawan dengan 1.880 pemilih
25. Menteri Hukum dan HAM: Zainal Arifin Muchtar 1.863 pemilih
26. Menteri Kelautan dan Perikanan: Hugua 1.859 pemilih
27. Menteri Bappenas: Agus Suhartono dengan 1.830 pemilih
28. Menteri Perdagangan: Marie Elka Pangestu dengan 1.822 pemilih
29. Menteri Keuangan: Hendrawan Supratikno dengan 1.777 pemilih
30. Menteri Pekerjaan Umum: Marwan Jafar dengan 1.762 pemilih
31. Menteri Pertahanan: Mayjen (Purn) TNI TB. Hasanuddin 1.759 pemilih
32. Kepala Badan Intelijen Negara: As'ad Said Ali 1.747 pemilih
33. Menkop dan dan UKM: Budiman Sudjatmiko dengan jumlah 1.743 pemilih
34. Kepala BKPM: Ichsanoodin Noorsy dengan jumlah 1.634 pemilih
35. Menko Polhukam: TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan 1.624 pemilih
36. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Wanda Hamidah 1.584 pemilih
37. Menneg BUMN: Edwin H. Sukowati dengan jumlah 1.567 pemilih
38. Menteri Kehutanan: Chalid Muhammad 1.493 pemilih
39. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Komarudin Watubun dengan 1.315 pemilih
40. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung Wibowo 1.152 pemilih
41. Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Budi Arie Setiadi, 928 pemilih
42. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana: Eko Teguh Paripurno dengan 720 pemilih.

Demikianlah postingan kami tentang daftar calon-calon menteri versik kabinet rakyat yang dilansir dari situs inilah.com

Susunan Kabinet Jokowi-JK Dalam Prediksi

Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla kemungkinan besar akan dilantik pada tanggal 20 Oktober 2014 ini, sebagian besar masyarakat Indonesia tentunya penasaran siapa yang nantinya akan mengisi kursi menteri di kabinet Jokowi-Jk. Berbagai spekulasi nama-nama menteri pun bertebaran terutama di internet, nah kalau kita akan tayangkan prediksi susunan kabinet versi Indo barometer dengan asumsi susunan kabinet sama dengan susunan kabinet presiden SBY sekarang ini. Berikut ini adalah prediksi susunan kabinet versi Indo barometer

1. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Jend TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Jend TNI (Purn) A.M. Hendropriyono
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Rini MS Soewandi, Faisal Basri
3. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Muhaimin Iskandar, Letjen TNI (Purn) Luhut B Panjaitan
4. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait
5. Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto
6. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo, Djarot Saiful Hidayat
7. Menteri Luar Negeri: Rizal Sukma, Yuri Oktavian Thamrin, Dian Triansyah Djani
8. Menteri Pertahanan: Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhie, Jend TNI Budiman
9. Menteri Perhubungan: Bambang Susantono, Danang Parikesit, Juliari Batubara
10. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Anies Baswedan
11. Menteri BUMN : Dahlan Iskan
12. Menteri Perindustrian: Mahendra Siregar, Rachmat Gobel, Panggah Susanto, Euis Saedah
13. Menteri Sosial: Imam Nachrowi
14. Menteri Hukum dan HAM: Prof. Dr. Jimly Assidiqie, Prof. Denny Indrayana, PhD
15. Menteri Perdagangan: Marie Pangestu, Erwin Aksa, Nus Nuzulia Ishak, Bachrul Chairi, Partogi Pangaribuan, Srie Agustina
16. Menteri Agama: KH Tholchah Hasan, KH Salahudin Wahid, Dr. Ali Maschan Moesa
17. Menteri Komunikasi dan Informasi: Prof. Dr. Bachtiar Aly, Sri Sajekti Sudjunadi, Ferry M. Baldan, Akbar Faisal
18. Menteri Pertanian: Bayu Krisnamurti, Bustanul Arifin, Soleh Solahudin
19. Menteri Pariwisata: AAGN Puspayoga, Rusdi Kirana
20. Menteri Kehutanan: M.Prakosa
21. Menteri Lingkungan Hidup: Chalid Muhammad
22. Menteri Keuangan: Sri Adiningsih, Faisal Basri, Iman Sugema
23. Menteri ESDM: Kurtubi, Effendi MS Simbolon, Darmawan Prasodjo
24. Menteri PPA: Iryanti Sukamdani, Musdah Mulia, Khofifah Indar Parawansa
25. Menteri Kesehatan: Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Prof. Dr. dr. Akmal Taher, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama
26. Menteri Kelautan dan Perikanan: Erwin Aksa, Arif Satria
27. Menteri PAN: Teten Masduki, Prof. Dr. Eko Prasodjo
28. Menteri PDT: A. Teras Narang, Komaruddin Watubun
29. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Ribka Tjiptaning, Rieke Diah Pitaloka, M Jumhur Hidayat
30. Menteri Perumahan Rakyat: MarwanDjafar
31. Menteri Koperasi dan UKM: KhofifahIndar Parawansa
32. Menteri Pekerjaan Umum : Dr. Hermanto Dardak, Ir. Djoko Murjanto Msc, Ir. Budi Budi Yuwono
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Utut Adianto, Abdul Mu'ti
34. Meneg PPN/Kepala Bapenas: Iman Sugema, Poppy Ismalina
35. Menristek/Kepala BPPT: Prof. Dr. Akhmaloka
36. Kepala BKPM : Lin Che Wei, Erwin Aksa
37. Kepala UKP4: Kuntoro Mangku Subroto, Teten Masduki
38. Jaksa Agung: Todung Mulya Lubis
39. Kepala BIN: Jend TNI (Purn) Facrul Rozy
40. Panglima TNI: Laksamana TNI Marsetio, Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Jendral TNI Gatot Nurmantyo
42. Kepala Polri: Jend Polisi Sutarman, Komjen Polisi Budi Gunawan.

Prediksi ini dibuat oleh Indo barometer sebelum keputusan Mahkamah Konstitusiyang menolak gugatan Prabowo- Hatta dalam sengketa Pilpres yang lalu, atau dirilis setelah keputusan Komisi Pemilihan Umum yang menetapkan Jokowi-Jk sebagai pemenang Polpres.
Dan perlu diingat, namanya juga prediksi yang hanya berdasarkan analisa, Jadi bisa saja benar juga bisa juga salah, atau sebagian benar dan sebagian salah.

Gambar : Nefost News

TV Satelit Gratis Di Indonesia

Kita bicara soal TV lagi yuk. Kali ini topik kita mengenai TV satelit. Apa sih TV satelit itu? Ya, TV satelit adalah channel yang hanya bisa ditangkap oleh parabola, perkembangan tv satelit di Indonesia pun mulai terlihat meningkat. Beberapa channel pilihan pun kini bermunculan. Memang ada beberapa kelebihan dan keuntungan dalam mendirikan TV satelit, seperti biayanya yang jauh lebih murah dibandingkan jika harus membangun tower pemancar di setiap kota. Kemudian jangkauan siarannya lebih luas, tak hanya di Indonesia bahkan juga Asia. TV satelit juga lebih disukai sponsor karena tidak mudah terganggu cuaca atau tidak terganggu lokasi terestrial seperti daerah yang bergunung-gunung. TV satelit memiliki siaran digital sehingga kualitas gambarnya jernih.

Berikut ini adalah beberapa channel gratis TV satelit yang ada di Indonesia:

-> LBS tv Drama
-> LBS tv Movie
-> MPop - LBS Music Channel
-> Lejel Homeshopping
-> Gogo Homeshopping
-> Kompas TV - satelit & terestrial
Spacetoon Channel - satelit & terestrial
-> DA AI TV - satelit & terestrial
-> Matrix TV
-> Antara TV
-> IBN TV Indonesia
-> HCBN Indonesia
-> B Channel - satelit & tetestrial
-> Qur'an Takziah
-> LBS tv Food and Life (TBA)
-> U Channel.

Pertumbuhan tv satelit di Indonesia memang meningkat, namun tidak cepat, hal ini disebabkan keengganan sebagian masyarakat Indonesia membeli parabola yang harganya sekitar tujuh ratus ribuan dan lebih suka menikmati siaran TV terestrial yang ada.