Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts

Lagu-Lagu Nasional Beserta Penciptanya

Hallo sobat pembaca, pada kesempatan kali ini kita akan menayangkan daftar pencipta lagu-lagu nasional, perlu juga dong kita mengapresiasi dan juga mengetahui pencipta lagu-lagu nasional yang sering kita nyanyikan terutama saat berada di bangku sekolah atau upacara-upacara dan kegiatan-kegiatan resmi kenegaraan. Di tengah membanjirnya lagu-lagu komersial tentu banyak membuat orang melupakan lagu-lagu nasional beserta penciptanya.
Nah berikut ini adalah daftar lagu-lagu nasional beserta para penciptanya :

* Indonesia Raya : Wage Rudolf Supratman
* Garuda Pancasila ; Sudharmoto
* Halo-Halo Bandung : Ismail Marzuki
* Hari Merdeka : H.Mutahar
* Merah Putih : Ibu Sud
* Rayuan Pulau Kelapa : Ismail Marzuki
* Berkibarlah Benderaku : Ibu Sud
* Bagimu Negri : Kusbini
* Maju Tak Gentar : C. Simanjuntak
* Satu Nusa Satu Bangsa : L. Manik
* Dari Sabang Sampai Merauke : R. Sunaryo
* Bebaskan Irian : WR Sinsu
* Indonesia Tetap Merdeka
* Bangun Pemuda Pemudi : Alfred Simanjuntak
* Gugur Bunga : Ismail Marzuki
* Ibu Kita Kartini : Wage Rudolf Supratman
* Ibu Pertiwi : Ismail Marzuki
* Indonesia Pusaka : Ismail Marzuki
* Rayuan Pulau Kelapa : Ismail Marzuki.

Demikianlah postingan kita kali ini tentang daftar lagu-lagu nasional beserta para penciptanya, setidaknya untuk mengingatkan kembali tentang perjuangan pahlawan-pahlawan Indonesia serta membangkitkan kembali rasa nasionalisme yang dari waktu ke waktu semakin berkurang tergerus oleh perkembangan jaman yang semakin liberal.

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Di Indonesia

Inilah Kode Nomor polisi kendaraan bermotor berdasarkan wilayah yang ditetapkan oleh peraturan Kapolri Nomor Polisi tahun 2012:

BL : Kode Nomor Polìsi Kendaraan bermotor yang meliputi wilayah Aceh.

BB : Kode yang meliputi wilayah Sumatera Utara bagian Barat atau daerah pesisir Barat.

BK : Kode untuk wilayah Sumatera Utara bagian Timur atau daerah pesisir Timur.

BA : Kode untuk wilayah Sumatera Barat.

BM : Kode untuk wilayah Riau.

BP : Kode untuk wilayah Kepulauan Riau.

BG : Kode untuk wilayah Sumatera Selatan.

BN : Kode untuk wilayah Bangka Belitung.

BE : Kode untuk wilayah Lampung.

BD : Kode untuk wilayah Bengkulu.

BH : Kode untuk wilayah Jambi.

A : Kode untuk wilayah Banten.

B : Kode untuk wilayah DKI Jakarta, termasuk juga Kota Tangerang, Kota Bekasi dan Kota Depok.

D : Kode untuk wilayah Bandung yang meliputi Kota Bandung, Kab Bandung, Kota Cimahi, dan Kab Bandung Barat.

E : Kode untuk wilayah Karesidenan Cirebon yang meliputi Kab Cirebon, Kota Cirebon, Kab Indramayu, Kab Majalengka dan Kab Kuningan.

F : Kode untuk wilayah Karesidenan Bogor yang meliputi Kab Bogor, Kota Bogor, Kab Cianjur, Kab Sukabumi dan Kota Sukabumi.

T ; Kode untuk wilayah Kab Purwakarta, Kab Karawang, sebagian Kab Bekasi dan Kab Subang.

Z : Kode untuk wilayah Kab Garut, Kab Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kab Sumedang, Kab Ciamis dan Kota Banjar.

G : Kode untuk wilayah Karesiden Pekalongan yang meliputi Kota Pekalongan, Kab Pekalongan, Kab Tegal, Kota Tegal, Kab Brebes, Kab Batang dan Kab Pemalang.

H : Kode untuk wilayah Karesidenan Semarang yang melìputi Kota Semarang, Kab. Semarang, Kota Salatiga, Kab kendal dan Kab Demak.

K : Kode untuk wilayah Karesidenan Pati yang meliputi Kab Pati, Kab Kudus, Kab Jepara, Kab Rembang, Kab Blora, Kab Cepu dan Kab Grobogan.

R : Kode untuk wilayah Karesidenan Banyumas yang meliputi Kab Banyumas, Kab Cilacap, Kab Purbalingga dan Kab Banjarnegara.

AA : Kode untuk wilayah Karesidenan Kedu yang meliputi Kab Magelang, Kota Magelang, Kab Purworejo, Kab Kebumen, Kab Temanggung dan Kab Wonosobo.

AB : Kode untuk wilayah DI Yogyakarta.

AD : Kode untuk wilayah Karesidenan Surakarta yang meliputi Kota Surakarta, Kab Sukoharjo, Kab Boyolalh, Kab Sragen, Kab Karanganyar, Kab Wonogiri dan Kab Klaten.

L : Kode untuk wilayah Surabaya dan merupakan satu-satunya kode nopol yang hanya dimiliki oleh satu daerah setingkat Kota/Kabupaten.

M : Kode untuk wilayah Karesidenan Madura yang meliputi Kab Pamekasan, Kab Sumenep, Kab Sampang dan Kab Bangkalan.

N : Kode untuk wilayah Karesidenan Malang yang meliputi Kota Malang, Kab Malang, Kab Probolinggo, Kota Probolinggo, Kab Pasuruan, Kota Pasuruan, Kab Lumajang dan Kota Batu.

P : Kode untuk wilayah Karesidenan Besuki yang meliputi Kab Bondowoso, Kab Situbondo, Kab Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

S : Kode untuk wilayah Karesidenan Bojonegoro yang meliputi Kab Bojonegoro, Kab Mojokerto, Kota Mojokerto, Kab Tuban, Kab Lamongan dan Kab Jombang.

W : Kode untuk wilayah Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

AE : Kode untuk wilayah Karesidenan Madiun yang meliputi Kab Madiun, Kota Madiun, Kab Ngawi, Kab Magetan, Kab Ponorogo, dan Kabupaten Pacitan.

AG : Kode untuk wilayah Karesidenan Kediri yang meliputi Kab Kediri, Kota Kediri, Kab Blitar, Kota Blitar, Kab Tulungagung, Kab Nganjuk dan Kab Trenggalek.

Dk : Kode untuk wilayah Bali.

DR : kode untuk wilayah NTB I (P. Lombok, Kota Mataram, Kab Lombok Barat, Kab Lombok Timur, Kab Lombok Tengah).

EA : Kode untuk wilayah NTB II (P. Sumbawa, Kab Sumbawa Barat, Kab Dompu, Kab Bima dan Kota Bima).

DH : Kode untuk wilayah NTT I (P. Timor, Kab Kupang, Kota Kupang, Kab TTU, Kab TTS dan Kab Rote Ndao).

EB : Kode untuk wilayah NTT II (P. Flores, Kep Manggarai Barat, Kab Ngada, Kab Ende, Kab, Sikka, Kab Flores Timur, Kab Lembata, dan Kab Alor).

ED : Kode untuk wilayah NTT III (P. Sumba, Kab Sumba Barat, Kab Sumba Timur).

DA : Kode untuk wilayah Kalimantan Selatan.

KB : Kode untuk wilayah Kalimantan Barat.

KH : Kode untuk wilayah Kalimantan Tengah.

KT : Kode untuk wilayah Kalimantan Timur.

DB : Kode untuk wilayah Sulawesi Utara

DL : Kode untuk wilayah Sulawesi Utara di Kepulauan Sangihe Talaud.

DM : Kode untuk wilayah Gorontalo.

DN : Kode untuk wilayah Sulawesi Tengah.

DT : Kode untuk wilayah Sulawesi Tenggara.

DD : Kode untuk Wilayah Sulawesi Selatan I (Kota Makassar, Kab Gowa, Kab Maros, Kab Pangkajene Kepulauan, Kab Takalar, Kab Jeneponto, Kab Bulukumba, Kab Bantaeng, kab Selayar).

DW : Kode untuk wilayah Sulawesi Selatan II (Kab Bone, Kab Soppeng, Kab Wajo, Kab Sinjai).

DP : Kode untuk wilayah Sulawesi Selatan III (Kab Barru, Kota Parepare, Kab Pinrang, Kab Sidenreng Rappang, Kab Enrekang, Kab Tana Toraja, Kab Toraja Utara, Kab Luwu, Kota Palopo, Kab Luwu Utara, Kab Luwu Timur).

DC : Kode untuk wilayai Sulawesi Barat.

DE : Kode untuk wilayah Maluku.

DG : Kode untuk wilayah Maluku Utara.

DS : Kode untuk wilayah Papua.

PB : kode untuk wilayah Papua Barat.

10 Sungai Terpanjang Di Dunia

Menarik juga untuk mengetahui sungai apa sih yang terpanjang di dunia? Dan dimanakah keberadaanya? Sempat terjadi simpang siur tentang sungai manakah yang menjadi terpanjang di dunia, terutama perbandingan antara Sungai Nil di Afrìka dan Sungai Amazon di Amerika Selatan. Menurut data yang telah lama ada, sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia, panjang sungai ini mencapai 6650 kilo meter. Sedangkan panjang sungai Amazon berada di posisi kedua dengan panjang 6.400 kilo meter. Namun ada kabar menurut penelitian terbaru yang memperkirakan bahwa sungai Amazon lebih panjang dari sungai Nil, namun sekali lagi itu baru perkiraan, jadi untuk saat ini Sungai Nil lah yang terkenal sebagaì Sungai terpanjang di dunia.

Dalam daftar 10 besar sungai terpanjang di dunia, penyebarannya nampak lebih merata dibandingkan daftar 10 gunung api tertinggi di dunia yang letaknya dominan berada di kawasan Amerika Selatan. Sungaì-sungai terpanjang di dunia tersebar merata di Benua Asia, Afrika dan Amerika.
Berikut ini daftar 10 Sungai Terpanjang di dunia beserta panjang dan letak keberadaanya:

1. Sungai Nil - Dengan Panjang 6650 km - Terletak di Afrika.
2. Sungai Amazon - dengan panjang 6400 km - terletak di Amerika Selatan.
3. Sungai Yangtze/Chang Jiang - dengan panjang 6300 km - terletak dì Cina.
4. Sungai Mississipi/Missouri - dengan panjang 6275 km - terletak di Amerika Utara.
5. Sungai Venisel/Angara/Selenga - dengan panjang 5539 km - terletak di Rusia dan Mongolia.
6. Sungai Kuning/Huang Ho - dengan panjang 5464 km - terletak di Cina.
7. Sungai Ob/Irttysh - dengan panjang 5410 km - terletak di Eropa dan Asia.
8. Sungai Kongo - dengan panjang 4700 km - terletak di Afrika.
9. Sungai Amur - dengan panjang 4444 km - terletak di Eropa dan Asia.
10. Sungai Lena - dengan panjang 4440 km - terletak di Eropa (Rusia).

Sedikit tambahan mengenai definisi sungai, nah apakah sungai itu? Sungai adalah jalur aliran air yang berasal darat menuju ke laut yang pada umumnya berasal dari air hujan, mata air atau lelehan salju. Air sungai biasanya memiliki rasa yang tawar dengan warna dan kandungan yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.

10 Gunung Api Tertinggi Dunia

Sebelum kita melihat daftar 10 gunung api tertinggi di dunia, ada baiknya kita mengetahuì apa yang di maksud dengan gunung api, walaupun hanya sekilas saja penjabarannya.. Gunung api adalah tonjolan yang memiliki ketinggian tertentu pada permukaan tanah atau bumi dan masih aktif mengeluarkan material-material dari dalam bumi. Itulah definisi singkat tentang gunung api, untuk lebih jelasnya mungkin anda bisa membaca di artikel-artikel yang membahas khusus soal gunung api atau vulkanologi.

Jika pegunungan-pegunung tertinggi di dunia lebih banyak berada di kawasan Asia, maka untuk gunung-gunung api tertinggi di dunia justru lebih banyak berada di kawasan Amerika Selatan, bahkan dari 10 daftar gunung api tertinggi di dunia. hampir seluruhnya berada di kawasan Amerika Selatan, tercatat ada 9 gunung api dari Amerika Selatan yang berada di 10 besar, kesembilan gunung api tersebut terletak di empat negara yaitu Chili, Peru Ekuador dan Kolombia.. Meskipun mendominasi, namun gunung api tertinggi di dunia bukanlah berada di kawasan Amerika Selatan, melainkan berada di kawasan Afrika, tepatnya terletak di negara Tanzania, dan gunung api itu bernama gunung Kilimanjaro dengan ketinggian 6.010 m dari permukaan laut.

Berikut ini daftar selengkapnya 10 gunung api tertinggi di dunia beserta ketinggian dan negara tempat keberadaanya:

1. Gunung Api Kilimanjaro - dengan ketinggian 6.010 meter - berada di Tanzania.
2. Gunung Api Guallatiri - dengan ketinggian 5.965 meter - berada di Chili.
3. Gunung Api Lascar - dengan ketinggian 5.896 meter - berada di Chili.
4. Gunung Api Cotopaxi - dengan ketinggian 5.804 meter - berada di Ekuador.
5. Gunung Api El Misti - dengan ketinggian 5.551 meter - berada di Peru.
6. Gunung Api Tupungatito - dengan ketinggian 5.551 meter - berada di Chili.
7. Gunung Api Tolima - dengan ketinggian 5.401 meter - berada di Kolombia.
8. Gunung Api Sangay - dengan ketinggian 5.148 meter - berada di Ekuador.
9. Gunung Api Tunggurahua - dengan ketinggian 4.954 meter - Ekuador.
10. Gunung Api Cotacachi - dengan ketinggian 4.861 meter - berada di Ekuador.

Hewan Dan Tumbuhan Yang Dilindungi Di Indonesia

Untuk mencegah perburuan binatang yang semakin meningkat maka pemerintah Indonesia pun berinsiatif memberikan perlindungan kepada binatang-binatang yang ada di Indonesia. Tindakan preventif ini memang harus dilakukan mengingat semakin berkurangnya populasi binatang akibat perburuan yang dilakukan oleh sebagian orang yang menginginkan keuntungan dari binatang-binatang buruanya itu.
Populasi gajah Sumatera yang berkurang karena diincar gadingnya, atau harimau yang diincar kulitnya.
Memang sangat disayangkan sekali jika hewan-hewan itu sampai punah dari bumi Indonesia, karena hewan-hewan tersebut adalah bagian dari kekayaan alam Indonesia yang Perlu dilestarikan.
Selain karena perburuan, gesekan antara hewan dan manusia juga seringkali terjadi, seperti Gajah yang merusak tanaman masyarakat atau Harimau yang sering memangsa ternak milik masyarakat, sehingga saling bunuh antara manusia dan hewan-hewan itu pun kerap terjadi. Padahal hewan-hewan itu sampai ke perkampungan masyarakat itu bisa jadi disebabkan oleh semakin sempit habitatnya karena dirusak oleh manusìa.

Berikut ini daftar hewan atau binatang yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk melestarikannya agar jangan sampai punah:

1. Anoa
2. Anggang
3. Babi Rusa
4. Badak
5. Bajing Tanah
6. Bajing Terbang
7. Bangau Hitam
8. Banteng
9. Bebek Laut
10. Beruang Madu
11. Beruk Mentawai
12. Biawak Ambong
13. Biawak Maluku
.14. Biawak Pohon
15. Biawak Togian
16. Bluwok Ibis
17. Buaya Tawar
18. Buaya Sapit
19. Buaya Taman
20. Burung Alap-Alap
21. Burung Bangau Putih
22. Burung Bangau Tong-Tong
23. Burung Beo Nias
24. Burung Cacing
25. Burung Cendrawasih
26. Burung Dara Mahkota
27. Burung Dara Laut
28. Burung Elang
29. Burung Gosong
30. Burung Kuntul
31. Burung Kipas
32. Burung Kipas Biru
33. Burung Luntur
34. Burung Madu
35. Burung Maleo
36. Burung Mas
37. Burung Merak
38. Burung Paok
39. Burung Sesap
40. Burung Titi
41. Burung Udang
42.. Cupan
43. Cubo
44. Duyun
45. Gajah Sumatera
46. Gangsa Batu Sula
47. Gangsa Laut
48. Harimau Kumbang
49. Harimau Loreng
50. Harimau Sumatera
51. Harimau Tutul
52. Ibis Hitam
53. Ibis Putih
54. Itik Liar
55. Jalak Putih
56. Jantingan
57. Jelarang
58. Julang
59. Junai
60. Kahau Kalimantan
61. Kaka Tua Hitam
62. Kaka Tua Kuning
63. Kaka Tua Raja
64. Kambing Hutan
65. Kancil
66. Kangkareng
67. Kangguru Pohon
68. Kasuari
69. Kelinci Liar Sumatera
70. Kera Tak Berbuntut
71. Kijang
72. Klaces
73. Komodo
74. Kowak Merah
75. Kubung
76. Kuau
77. Kucing Hitam
78. Kukang
79. Kura-kura Gading
80. Kuwuh
81. Labis-Labis Besar
82. Landak Irian
83. Lumba-Lumba Air Laut
84. Lumba-Lumba Air Tawar
85. Lutung Mentawai
86. Mambruk
87. Mandar Sulawesi
88. Malu-Malu
89. Meong Congkok
90. Marabus
91. Minata
92. Monyet Hitam
93. Monyet Jambul
94. Monyet Sulawesi
95. Muncak
96. Musang Air
97. Nori Merah
98. Orang Utan Pongo.

Selain hewan, pemerintah Indonesia juga menetapkan beberapa tumbuhan yang dìlindungi.
Berikut ini daftar tumbuh-tumbuhan yang dilindungi di Indonesia:

A. Pohon Bergetah
1. Hangkang (Palaqulum leiocarpum)
2. Jelutung (Dyera sp)
3. Katiau (Ganna metloyauma)
4. Malam Merah (Palaqulum gutta)
5. Kemenyan (Styra sp)
6. Mata Kucing/Damar (Shorea sp)

B. Pohon penghasil buah
1. Balam Suntai (Palaqulum walsurifolium)
2. Enau (Arenga pinnata)

C. Pohon penghasil Kayu
1. Bayur (Pterospermum sp)
2. Eucalyptus (Eucaliyptus sp)
3. Ipil (Instsia amboinensis)
4. Kayu Bawang (Scorodocarpus bomeensis)
5. Kayu Hitam (Diospyros sp)
6. Ketimun (Timonius sericcus
7. Purnamarada (Cordia subcordate)
8. Sawo Kecik ( Manilkata Kauki)
9. Sonokeling (Dalbergia latifolia)
10. Suren ( Toona sureni)
11. Taker, Benuang (Duabanga meluccana)
12. Tembesu (Fragaea fragans).

D. Pohon penghasil kulit kayu/zat warna.
1. Hongi/saya (Myristica argentea)
2. Kayu kuning (Cundranìa sp)
3. Kayu Sepang (Caesalpina sappan)
4. Kulit lawang (Cinnamomun cullilawan)
5. Massoi (Cryptocaria massoi)
6. Mata Buta/Garu (Excoecaria agallocha).

Dataran Tinggi Yang Ada Di Indonesia

Indonesia memiliki banyak dataran tinggi, hal ini karena alam Indonesia banyak dihiasi oleh pegunungan. Sebelum kita melihat daftar dataran tinggi yang ada di Indonesia, alangkah baiknya kita mengenal apa itu dataran tinggi.

Dataran tinggi atau Plato (plateu) adalah dataran luas yang letaknya di daerah tinggi atau pegunungan yang terbentuk karena hasil erosi dan sedimentasi. Dataran tinggi bisa juga terjadi oleh bekas kaldera luas yang tertimbun material dari lereng gunung di sekitarnya. Dataran yang bisa disebut dataran tinggi biasanya mempunyai ketinggian minimal 700 meter dpl.

Baiklah, berikut ini adalah daftar dataran tinggi yang ada di Indonesia:

1. Dataran Tinggi Atlas - Nangroe Aceh Darussalam
2. Dataran Tinggi Barul - Sulawesi Tengah
3. Dataran Tinggi Batak - Sumatera Utara
4. Dataran Tinggi Bingkoku - Sulawesi Tenggara
5. Dataran Tinggi Bone - Sulawesi Selatan
6. Dataran Tinggi Bukit Barisan - Bengkulu
7. Dataran Tinggi Chartles Louis - Papua
8. Dataran Tinggi Cianjur - Jawa Barat
9. Dataran Tinggi Dieng - Jawa Tengah
10. Dataran Tinggi Gayo - Nangroe Aceh Darussalam
11. Dataran Tinggi Jayawijaya - Papua
.12. Dataran Tinggi Kapuas Hulu - Kalimantan Barat
13. Dataran Tinggi Karo - Sumatera Barat
14. Dataran Tinggi Kerinci - Sumatera Barat
15. Dataran Tinggi Luwu - Sulawesi Selatan
16. Dataran Tinggi Magelang - Jawa Tengah
17. Dataran Tinggi Malang - Jawa Tìmur
18. Dataran Tinggi Minahasa - Sulawesi Utara
19. Dataran Tinggi Minangkabau - Sumatera Barat
20. Dataran Tinggi Muller - Kalimantan Barat
21. Dataran Tinggi Pasai - Nangroe Aceh Darussalam
22. Dataran Tinggi Penreng - Sulawesi Tengah
23. Dataran Tinggi Priangan - Jawa Barat
24. Dataran Tinggi Skhwaner - Kalimantan Barat
25. Dataran Tinggi Sudirman - Papua
26. Dataran Tinggi Sumedang - Jawa Barat
27. Dataran Tinggi Tengger - Jawa Timur
28. Dataran Tinggi Wajo - Sulawesi Selatan.

Gunung-Gunung Di Indonesia II

Ini adalah lanjutan dari postingan gunung-gunung di Indonesia bagian pertama, maka berikut ini adalah Daftar gunung-gunung di Indonesia beserta ketinggian dan keberadaanya bagian kedua:

1. Gunung Nokilalaki - 2.355 m - Sulawesi Tengah
2. Gunung Ogoamas - 2.565 m - Sulawesi Tengah
3. Gunung Ophir - 2.191 - Sumatera Barat
4. Gunung Panet Sagu - 3..019 m - Nangroe Aceh Darussalam
5. Gunung Pangrango - 3.019 m - Jawa Barat
6. Gunung Panjang - 2.023 m - Nangroe Aceh Darussalam
7. Gunung Pantai Cermin - 2.690 m - Sumatera Barat
8. Gunung Papandayan - 2.665 m - Jawa Barat
9. Gunung Paroreang - 2.616 m - Sulawesi Selatan
10. Gunung Pasaman - 2.900 m - Sumatera Barat
11. Gunung Patah - 2.817 m - Bengkulu
12. Gunung Patuha - 2.434 m - Jawa Barat
13. Gunung Pekawa - 2.314 m - Sulawesi Tengah
14. Gunung Perahu - 2.565 m - Jawa Tengah
15. Gunung Perkison - 2.532 m - Nangroe Aceh Darussalam
16. Gunung Ranakah - 2.400 m - Nusa Tenggara Timur
17. Gunung Rantemado - 3.445 m - Sulawesi Selatan
18. Gunung Raung - 3.332 m - Jawa Timur
19. Gunung Redoura - 3.083 m - Papua
20. Gunung Rerekautimdu - 2.508 m - Sulawesi Tengah
21. Gunung Rinjani - 3.726 m - Lombok, Nusa Tenggara Barat
22. Gunung Rogojembangan - 2.177 m - Jawa Tengah
23. Gunung Runcing - 2.221 m - Bengkulu
24. Gunung Salai - 2.040 m - Sulawesi Tengah
25. Gunung Salak - 2.211 m - Jawa Barat
26. Gunung Sangiang - 2.087 m - Bali
27. Gunung Seblat - 2.383 m - Bengkulu
28. Gunung Segama - 2.015 m - Nangroe Aceh Darussalam
29. Gunung Semeru - 3.676 m - Jawa Timur
30. Gunung Serawerna - 4.355 m - Maluku
31. Gunung Sibela - 2.111 m - Maluku
32. Gunung Sibayak - 2.172 m - Sumatera Utara
33. Gunung Sibuatan - 2.457 m - Sumatera Utara
34. Gunung Sidole - 2.099 m - Sulawesi Tengah
35. Gunung Sihabuhabu - 2.300 m - Sumatera Utara
36. Gunung Sinabung - 2.214 m - Sumatera Utara
37. Gunung Sinajal - 2.669 m - Sulawesi Selatan
38. Gunung Singgalang - 2.877 m - Sumatera Barat
39. Gunung Sopoimcim - 2.199 m - Sumatera Utara
40. Gunung Slamet - 3.418 m - Jawa Tengah
41. Gunung Sonjo - 3.225 m - Sulawesi Tengah
42. Gunung Sorik Merapi - 2.145 m - Nangroe Aceh Darussalam
43. Gunung Suket - 2.950 m - Jawa Timur
44. Gunung Sumbing - 2.057 m - Jambi
45. Gunung Sumbing - 3.371 m - Jawa Tengah
46. Gunung Sundoro - 2.151 m - Jawa Tengah
47. Gunung Talakmau - 2.219 m - Sumatera Barat
48. Gunung Talang - 2.597 m - Sumatera Barat
49. Gunung Tambora - 2.851 m - Nusa Tenggara Barat
50. Gunung Tambusisi - 2.422 m - Sulawesi Tengah
51. Gunung Tampunanjing - 2.008 m - Sumatera Utara
52. Gunung Tandiket - 2.438 m - Sumatera Barat
53. Gunung Tangga -2.500 m - Sumatera Barat
54. Gunung Tanggamas - 2.102 m - Lampung
55. Gunung Tangkilebak - 2.115 m - Bengkulu
56. Gunung Tangkuban Parahu - 2.084 m - Jawa Barat
57. Gunung Tanamatua - 2.543 m - Sulawesi Tengah
58. Gunung Talaga Bodas - 2.201 m - Jawa Barat
59. Gunung Tantolomatinan - 2.207 m - Sulawesi Utara
60. Gunung Tilu - 2.040 m - Jawa Barat
61. Gunung Tìnjaulaut - 2.105 m - Nangroe Aceh Darussalam
62. Gunung Tinombala -2.105 m - Sulawesi Tengah
63. Gunung Togwomeri - 2.680 m - Papua
64 Gunung Tolondokalaut - 2.884 m - Sulawesi Selatan
65. Gunung Towengkeli - 2.229 m - Sulawesi Tengah
66. Gunung Tumpu - 2.400 m - Sulawesi Tengah
67. Gunung Trikora - 4.750 m - Papua
68. Gunung Ulumasen - 2.390 m - Nangroe Aceh Darussalam
69. Gunung Ungaran - 2.050 m - Jawa Tengah
70. Gunung Watuwita - 2.000 m - Sulawesi Tenggara
71. Gunung Wayang - 2.181 m - Jawa Barat
72. Gunung Welirang - 3.158 m - Jawa Timur
73. Gunung Wetar - 5.282 m - Maluku
74. Gunung Wilis - 2.169 m - Jawa Timur
75. Gunung Windu - 2.054 m - Jawa Barat
76. Gunung Wurlali - 4.668 m - Maluku
77. Gunung Yamin - 4.595 m - Papua
78. Gunung Yaramamataka - 3.370 m - Papua.

Demikianlah daftar gunung-gunung di Indonesia, semoga bermanfaat dan jika ada kekurangan, mohon dimaafkan, terimakasih.

Gunung-Gunung Di Indonesia

Inilah daftar gunung-gunung yang ada di Indonesia beserta tinggi dan daerah keberadaanya:

1. Gunung Abang - 2.152 m - Bali
2. Gunung Abang-abong - 3.015 m - Nangroe Aceh Darussalam
3. Gunung Agung - 3.142 m - Bali
4. Gunung Anjasmoro - 2.273 m - Jawa Timur
5. Gunung Anuan - 3.673 m - Sulawesi Selatan
6. Gunung Api - 5.000 m - Pulau Sangir, Sulawesi Utara
7. Gunung Arfak - 2.940 m - Papua
8. Gunung Argomayang - 2.198 m - Jawa Timur
9. Gunung Argopuro - 3.088 m - Jawa Timur
10. Gunung Arjuno - 3.198 m - Jawa Timur
11. Gunung Awu - 3.330 m - Sulawesi Utara
12. Gunung Balease - 3.016 m - Sulawesi Selatan
13. Gunung Bandahara - 3.030 m - Sulawesi Utara
14. Gunung Bapagat - 2.732 m - Bengkulu
15. Gunung Bateekeubeu - 2.840 m - Nangroe Aceh Darussalam
16. Gunung Bateemecica - 2.140 m - Nangroe Aceh Darussalam
17. Gunung Batukau - 2.276 m - Bali
18. Gunung Batur - 1.717 m - Bali
19. Gunung Batutara - 3.750 m - Nusa Tenggara Timur
20. Gunung Besagi - 2.232 m - Sumatera Selatan
21. Gunung Binaiya - 3.019 m - Maluku
22. Gunung Bismo - 2.392 m - Jawa Tengah
23. Gunung Boliohutu - 2.065 - Sulawesi Utara
24. Gunung Bromo - 2.392 m - Jawa Timur
25. Gunung Bukitraya - 2.278 m - Kalimantan Barat
26. Gunung Bukittunggul - 2.203 m - Jawa Barat
27. Gunung Burangrang - 2064 m - Jawa Barat
28. Gunung Bumi Geureudong - 2.670 m - Nangroe Aceh Darussalam
29. Gunung Bumi Telong - 2600 m - Nangroe Aceh Darussalam
30. Gunung Butak - 2.868 m - Jawa Timur
31. Gunung Butumpu - 2400 m - Sulawesi Tengah
32. Gunung Catur - 2.098 m - Bali
33. Gunung Cemarakuning - 2.248 m - Jawa Timur
34. Gunung Cikurai - 2.821 m - Jawa Barat
35. Gunung Cireme - 3.078 m - Jawa Barat
36. Gunung Colo - 2.509 m - Jawa Barat
37. Gunung Daku - 2.304 m - Sulawesi Utara
38. Gunung Dali - 2.253 - Sulawesi Tengah
39. Gunung Dampal - 2.304 m - Sulawesi Tengah
40. Gunung Dempo - 3.159 m - Bengkulu
41. Gunung Derabaro - 4.150 m - Papua
42. Gunung Dingin - 2.020 m - Bengkulu
43. Gunung Dwikora - 4.750 - Papua
44. Gunung Ebulolobo - 2.123 m - Nusa Tenggara Barat
45. Gunung Gadang - 2.466 m - Bengkulu
46. Gunung Galunggung - 2.168 m - Jawa Barat
47. Gunung Gamalama - 2.700 m - Maluku
48. Gunung Gandadinata - 3.074 m - Sulawesi Selatan ,
49. Gunung Gawalisi - 2.023 - Sulawesi Tengah
50. Gunung Gedang - 2.050 m - Sumatera Barat
51. Gunung Gede - 2058 - Jawa Barat
52. Gunung Gentilomatinan - 2.207 - Sulawesi Tengah
53. Gunung Geureudong - 2.590 m - Nangroe Aceh Darussalam
54. Gunung Guntur - 2.249 m - Jawa Barat
55. Gunung Harun - 2.160 m - Kalimantan Timur
56. Gunung Inerle - 2.245 m - Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur
57. Gunung Jambangan - 2.482 m - Jawa Timur
58. Gunung Jaya/Ngapulu - 5.030 m - Papua
59. Gunung Kabinturu - 2.655 m - Sulawesi Selatan
60. Gunung Kalau - 2.171 m - Sumatera Utara
61. Gunung Kalimutu - 1.640 m - Nusa Tenggara Barat
62. Gunung Kambuno - 2.950 m - Sulawesi Selatan
63. Gunung Kancana - 2.182 m - Jawa Barat
64. Gunung Kapaladmada - 2.429 m - Maluku
65. Gunung Karanggetung - 2.700 m - Sulawesi Utara
66. Gunung Kawi - 2.581 - Jawa Timur
67. Gunung Keknemo - 2.070 m - Nusa Tenggara Timur
68. Gunung Kelud - 1.731 m - Jawa Timur
69. Gunung Kerinci - 3.800 m - Sumatera Barat
70. Gunung Klabat - 2.022 - Sulawesi Utara
71. Gunung Kondo - 3.000 m - Nusa Tenggara Barat
72. Gunung Krakatau - 913 m - Lampung
73. Gunung Kulawi - 3.331 m - Sulawesi Tengah
74. Gunung Kwoko - 3.000 m - Papua
75. Gunung Lambuno - 2.443 m - Sulawesi Tengah
76. Gunung Lampo Batang - 2.871 m - Sulawesi Selatan
77. Gunung Laworkawra - 4.481 m - Maluku
78. Gunung Lawu - 3.265 m - Jawa Timur
79. Gunung Legalala - 4.242 - Maluku
80. Gunung Leuser - 4.446 m - Nangroe Aceh Darussalam
81. Gunung Liangpran - 2.240 m - Kalimantan Timur
82. Gunung Liman - 2.215 m - Jawa Timur
83. Gunung Lompopana - 2.480 - Sulawesi Tengah
84. Gunung Lumut - 2.234 m - Sulawesi Tengah
85. Gunung Mad - 2.552 m - Sulawesi Tengah
86. Gunung Mahameru - 3637 m - Jawa Timur
87. Gunung Maitang - 2.262 m - Sumatera Barat
88. Gunung Malabar - 2.321 m - Jawa Barat
89. Gunung Malino - 2.443 m - Sulawesi Tengah
90. Gunung Mandala - 4700 m - Papua
91. Gunung Marapi - 2.891 m - Sumatera Barat
92. Gunung Maruwali - 2.280 m - Sulawesi Tengah
93. Gunung Masigit - 2.078 - Jawa Barat
94. Gunung Masurai - 2.935 m - Jambi
95. Gunung Mengkoka - 2.790 m - Sulawesi Tenggara
96. Gunung Merapi - 2.914 m - Jawa Tengah
97. Gunung Merapi - 2.800 m - Jawa Timur
98. Gunung Merbabu - 3.142 m - Jawa Tengah
99. Gunung Mueajan - 3.079 m - Nangroe Aceh Darussalam
100. Gunung Muria - 1.602 m - Jawa Tengah
101. Gunung Nangi - 2.330 m - Nusa Tenggara Barat
102. Gunung Neuwerk kerk - 4.185 m - Maluku.

Masih banyak gunung-gunung yang lain di Indonesia yang belum tersebutkan di sini, dan akan dilanjutkan pada postingan berikutnya di Daftar gunung-gunung di Indonesia II.

Perjanjian-Perjanjian Di Indonesia

Di Indonesia telah banyak terjadi perjanjian-perjanjian penting yang telah tercatat dalam sejarah, dari sejak jaman pra kemerdekaan atau pun pasca kemerdekaan. Perjanjian-perjanjian itu tentu saja di dominasi oleh perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang merupakan negara yang menjajah Indonesia dalam waktu yang lama.

Berikut ini daftar perjanjian -perjanjian yang pernah terjadì di Indonesia:

1. Perjanjian Bogaya di tahun 1966,
Berisi: Raja Hasanudin dari Makassar menyerah kepada VOC.
2. Perjanjian Jepara di tahun 1676,
Berisi: Raja Mataram Sultan Amangkurat II harus menyerahkan pesisir Utara tanah Jawa apabila VOC berhasil menindas pemberontakan Trunojoyo.

3. Perjanjian Gianti di tahun 1755,
Berisi tentang pembagian wilayah Mataram menjadi dua yaitu wilayah Yogyakarta dan wilayah Surakarta.

4. Perjanjian Salatiga di tahun 1757,
Berisi tentang Pembagian wilayah Surakarta menjadi dua, yaitu wilayah Mangkunegaran dan wilayah Kasunanan.

5. Perjanjian Kalijati, 8 Maret 1942,
Berisi:
Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang.

6. Perjanjian Linggarjati, 25 Maret 1947,
Berisi:
a. Belanda mengakui kedaulatan negara Republik Indonesia atas Sumatera, Jawa dan Madura.
b. Republik Indonesia dan Belanda akan bekerjasama membentuk negara Republik Indonesia Serikat atau RIS.

7. Perjanjian Renville, 17 Januari 1948,
Berisi:
Republik Indonesia mengakui daerah-daerah yang diduduki Belanda pada agresi militer I menjadi milik Belanda.

8. Perjanjian Roem- Royen, 7 Mei 1949
Berisi:
a. Pusat Pemerintah Indonesia akan dikembalikan ke Yogyakarta.
b. Indonesia dengan Belanda akan mengadakan perundingan lagi dalam Konferensi Meja Bundar atau disingkat KMB.

9. Perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB), 23 Agustus 1949
Berisi:
a. Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat (RIS).
b. Kedudukan Irian Jaya (sekarang Papua) akan diselesaikan setahun setelah pengakuan kedaulatan.

10. Perjanjian New York, .15 Agustus 1962
Berisi:
a. Belanda menyerahkan Irian Barat (Papua) kepada Indonesia melalui suatu badan pemerintahan PBB.
b. Akan diadakan penentuan pendapat rakyat Irian Barat.

11. Perjanjian Bangkok, 11 Agustus 1966.
Berisi:
Republik Indonesia menghentikan konfrontasi dengan Malaysia.

Teluk-Teluk Di Indonesia II

Ini adalah lanjutan dari postingan teluk-teluk di Indonesìa jilid pertama. Seperti diketahui sebelumnya bahwa teluk adalah tubuh perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya. Teluk adalah kebalikan dari Tanjung, dan keduanya biasanya dapat ditemukan pada suatu garis pantai yang sama. Karena letaknya yang strategis maka teluk banyak dimanfaatkan sebagai Pelabuhan.

Berikut ini adalah nama-nama teluk di Indonesia bagian ke 2:

1. Teluk Peleng - ada di Banggai, Sulawesi Tengah
2. Teluk Penyu - ada di Cilacap, Jawa Tengah
3. Teluk Perigi/Segorowedi - ada di Trenggalek, Jawa Timur
4. Teluk Peta - ada di Sangir Talaud, Sulawesi Utara
5. Teluk Piring - ada di Pulau Belitung, Bangka Belitung
6. Teluk Poh - ada di Banggai, Sulawesi Tengag
7. Teluk Popoh - ada di Popoh, Jawa Timur
8. Teluk Poso - ada di Poso, Sulawesi Tengah
9. Teluk Pugung - ada di Lampung Utara, Lampung
10. Teluk Rajegwesi - ada di Banyuwangi, Jawa Timur
11. Teluk Rantaì - ada di Lampung Selatan, Lampung
12. Teluk Rembang - ada di Pati, Jawa Tengah
13. Teluk Sabang - ada di Aceh Besar, Nangroe Aceh Darussalam
14. Teluk Saleh - ada di Dorokempu, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
15. Teluk Sanaton - ada di Aceh Barat, Nangroe Aceh Darussalam
16. Teluk Sanggar - ada di Kore, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
17. Teluk Sangkulirang - ada di Pasir, Kalimantan Timur
18. Teluk Sebawang - ada di Bulungan, Kalìmantan Timur
19. Teluk Semangka - ada di Kutoagung, Lampung
20. Teluk Siberut - ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
21. Teluk Sibigo - ada di Aceh Barat, Nangroe Aceh Darussalam
22. Teluk Sibolga - ada di Sibolga, Sumatera Utara
23. Teluk Siburu - ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
24. Teluk Silogui - ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
25. Teluk Sinabal - ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
26. Teluk Sarìabang - ada di Aceh Barat, Nangroe Aceh Darussalam
27. Teluk Sukadana - ada di Pontìanak, Kalimantan Barat
28. Teluk Suleman - ada di Berau, Kalimantan Timur
29. Teluk Taluda - ada di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara
30. Teluk Talabasi - ada di Buton, Sulawesi Tenggara
31. Teluk Taluti - ada di Tehoru, Seram, Maluku
32. Teluk Tambora - ada di Kutai, Kalimantan Timur
33. Teluk Tampang - ada di Lampung, Lampung Utara
34. Teluk Tanah Wangko - ada di Minahasa, Sulawesi Utara
35. Teluk Tiap - ada di Kepulauan Pagai, Sumatera Barat
36. Teluk Tolo - ada di Kolonedale, Sulawesi Tengah
37. Teluk Tombolata - ada di Minahasa, Sulawesi Utara
38. Teluk Tomini - ada di Minahasa, Sulawesi Utara
39. Teluk Totok - ada di Minahasa, Sulawesi Utara
40. Teluk Towori - ada di Poso, Sulawesi Tengah
41. Teluk Waikelo - ada di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur
42. Teluk Waingapu - ada di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
43. Teluk Waiteba - ada di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur
44. Teluk Wandamen - ada di Manokwari, Papua Barat
45. Teluk Warai - ada di Sorong, Papua Barat
46. Teluk Watubesi - ada di Belu, Nusa Tenggara Timur
47. Teluk Weda - ada di Weda, Halmahera, Maluku
48. Teluk Wertapin - ada di Fakfak, Papua.

Teluk-Teluk Di Indonesia

Teluk adalah tubuh perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya. Teluk adalah kebalikan dari Tanjung, dan keduanya biasanya dapat ditemukan pada suatu garìs pantai yang sama. Karena letaknya yang strategìs, maka teluk banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan.

Berikut ini adalah daftar teluk-teluk yang ada di Indonesia:

1. Teluk Adang - ada dì Kalimantan Tìmur
2. Teluk Aìmere - ada di Ngada, Nusa Tenggara Timur
3. Teluk Airhitam - ada di Pontianak, Kalimantan Barat
4. Teluk Ampana - ada di Poso, Sulawesi Tengah
5. Teluk Apar - ada di Kalimantan Timur
6. Teluk Arus Tapanuli - ada di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
7. Teluk Balikpapan - ada di Balikpapan, Kalimantan Timur
8. Teluk Balok - ada di Dendang, Pulau Belitung, Bangka Belitung
9. Teluk Bangkalan - ada di Janeponto, Sulawesi Selatan
10. Teluk Bangkunet - ada di Lampung Utara, Lampung
11. Teluk Banten - ada di Banten
12. Teluk Banyu Biru - ada di Banyuwangi, Jawa Timur
13. Teluk Baru - ada di Pulau Lingga, Riau
.14. Teluk Batung - ada di Kepulauan Pagal, Sumatera Barat
.15. Teluk Bayur - ada di Padang Pariaman, Sumatera Barat
16. Teluk Bakapai - ada di Kutaì, Kalimantan Timur
17. Teluk Belang-Belang - ada di Mamuju, Sulawesi Selatan
18. Teluk Belatung - ada di Lampung Selatan, Lampung
19. Teluk Benawang - ada di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
20. Teluk Bengkolan - ada di Pontianak, Kalimantan Barat
21. Teluk Bima - ada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
22. Teluk Bingkoka - ada di Kolaka, Sulawesi Tenggara
23. Teluk Bira - ada di Fakfak, Papua
24. Teluk Biangmerang - ada di Alor, Nusa Tenggara Timur
25. Teluk Bone - ada di Janeponto, Sulawesi Selatan
26. Teluk Buli - ada di Pulau Halmahera, Maluku
27. Teluk Bulohan - ada di Aceh Besar, Nangroe Aceh Darussalam
28. Teluk Bungus - ada di Padang Pariaman, Sumatera Barat
29. Teluk Cendrawasih/Irian - ada di Manokwari, Papua
30. Teluk Ciasem - ada di Cilamaya, Jawa Barat
31. Teluk Cilateureun - ada di Garut, Jawa Barat
32. Teluk Ciletuh - ada di Sukabumi, Jawa Barat
33. Teluk Dago - ada di Sangihe Talaud, Sulawesi Utara
34. Teluk Dalam - ada di Aceh Besar, Nangroe Aceh Darussalam
35. Teluk Etna - ada di Fakfak, Papua
36. Teluk Flaminggo - ada di Merauke, Papua
37. Teluk Garura - ada di Berau, Kalimantan Timur
38. Teluk Genteng - ada di Bekasi, Jawa Barat
39. Teluk Grayangan - ada di Banyuwangi, Jawa Timur
40. Teluk Jakarta - ada di Jakarta, DKI Jakarta
41. Teluk Kabul - ada di Sorong, Papua
42. Teluk Kalono - ada di Kendari, Sulawesi Tenggara
43. Teluk Kaluku - ada di Buton, Sulawesi Tenggara
44. Teluk Kampa - ada di Pulau Bangka, Bangka Belitung
45. Teluk Kamrau - ada di Fakfak, Papua
46. Teluk Kau - ada di Kau, Pulau Halmahera, Maluku
47. Teluk Kendari - ada di Kendari, Sulawesi Tenggara
48. Teluk Klabat - ada di Pulau Bangka, Bangka Belitung
49. Teluk Klumpang - ada di Kotabaru, Kalimantan Selatan
50. Teluk Kora - ada di Muna, Sulawesi Tenggara
51. Teluk Krui - ada di Lampung Utara, Lampung
52. Teluk Kumpit - ada di Belitung, Bangka Belitung
53. Teluk Kupang - ada di Nusa Tenggara Timur
54. Teluk Lada - ada di Pandeglang, Banten
55. Teluk Lahia - ada di Kendari, Sulawesi Tenggara
56. Teluk Lamata - ada di Banggai, Sulawesi Tengah
57. Teluk Lampung - ada di Panjang, Lampung
58. Teluk Langsa - ada di Langsa, Nangroe Aceh Darussalam
59. Teluk Lasolo - ada di Kendari, Sulawesi Tenggara
60. Teluk Lassihing - ada di Aceh Barat, Nangroe Aceh Darussalam
61. Teluk Lawelu - ada di Buton, Sulawesi Tenggara
62. Teluk Lumpung - ada di Lampung Selatan, Lampung
63. Teluk Malasoro - ada di Janeponto, Sulawesi Selatan
64. Teluk Mamuju - ada di Mamuju, Sulawesi Selatan
65. Teluk Manalu - ada di Sangihe Talaud, Sulawesi Utara
66. Teluk Mandar - ada di Polewali/mamasa, Sulawesi Selatan
67. Teluk Mayalibit - ada di Sorong, Papua Barat
68. Teluk Mengkudu - ada di Langkat, Sumatera Utara
69. Teluk Miulu - ada di Sangir Talaud, Sulawesi Utara
70. Teluk Nagaruyung - ada di Ende, Nusa Tenggara Timur
71. Teluk Nangalìli - ada di Manggarai, Nusa Tenggara Timur
72. Teluk Ngalipaeng - ada di Sangir Talaud, Sulawesi Utara
73. Teluk Noilmino - ada di Sikka, Nusa Tenggara Timur
74. Teluk Nuri - ada di Pontianak, Kalimantan Barat
75. Teluk Pacitan - ada di Pacitan, Jawa Timur
76. Teluk Padada - ada di Lampung Selatan, Lampung
77. Teluk Painan - ada di Pesisis Selatan, Sumatera Barat
78. Teluk Paleleh - ada di Gorontalo
79. Teluk Palu - ada di Donggala Sulawesi Tengah
80. Teluk Pamukan - ada di Kotabaru, Kalimantan Selatan
81. Teluk Pananjung - ada di Pangandaran, Jawa Barat
82. Teluk Pangandaran - ada di Pangandaran, Jawa Barat
83. Teluk Panggul - ada di Wonosobo, Jawa Timur
84. Teluk Parìgi - ada di Pangandaran, Jawa Barat
85. Teluk Pasangkayu - ada di Mamuju, Sulawesi Barat
86. Teluk Pasarwajo - ada di Buton, Sulawesi Tenggara
87. Teluk Pasangan - ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
88. Teluk Pelabuhan Ratu - ada di Sukabumi, Jawa Barat.

Bersambung ke Teluk-Teluk Di Indonesia jilid 2..

Selat-Selat Di Indonesia

Sebelum kita melihat daftar selat-selat di Indonesia, ada baiknya kita mengenal selat itu apa.
Selat adalah sebuah wilayah perairan yang relatif sempit yang menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar, dan karenanya pula biasanya terletak di antara dua permukaan daratan. Selat bisa juga disebut laut sempit di antara dua daratan. Sementara itu selat buatan manusia lebih dikenal dengan nama terusan atau kanal.

Berikut ini nama-nama selat yang ada di Indonesia:

1. Selat Alas - berada di antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa
2. Selat Alor - berada di antara Pulau Lombleum dan Pulau Pantar
3. Selat Badung - berada diantara Pulau Bali dan Pulau Nusa Penida
4. Selat Bali - berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Bali
5. Selat Bangka - berada di antara Pulau Bangka, Sumatera Selatan
6. Selat Batahai - berada di antara Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat
7. Selat Benggala - berada di sebelah selatan Pulau Weh dan Banda Aceh
8. Selat Bengkalis - berada di antara Pulau Bengkalis, Riau
9. Selat Berhala - berada di antara Pulau Lingga, Riau
10. Selat Bunga Laut - berada di antara Pulau Siberut dan Pulau Sipoa
11. Selat Dampler - berada di antara Pulau Gam dan Pulau Batanta
12. Selat Dumai - berada di sebelah selatan Pulau Rupat, Riau
13. Selat Durian - berada di sebelah timur Pulau Kunduran, Riau
14. Selat Gaspar - berada di antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung
15. Selat Karimata - berada di antara Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan
16. Selat Lewotobi - berada di sebelah Barat Pulau Solor, Nusa Tenggara Timur
17. Selat Lembeh - berada di sebelah Utara Pulau Lembeh
18. Selat Likunang - berada di sebelah Selatan Pulau Talisel
19. Selat Lintah - berada di antara Pulau Rinca dan Pulau Komodo
20. Selat Lombok - berada di antara Pulau Bali dan Pulau Lombok
21. Selat Madura - berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Madura
22. Selat Makassar - berada di antara Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi
23. Selat Malaka - berada di antara Pulau Sumatera dan Negara Malaysia
24. Selat Manipa - berada di antara Pulau Buru dan Pulau Ambon
25. Selat Ombai - berada di antara Kepulauan Alor dan Pulau Timor
26. Selat Panaitan - berada di antara Pulau Panaitan, Jawa Barat
27. Selat Panjang - berada di sebelah Selatan Pulau Padang, Riau
28. Selat Pantar - berada di antara Pulau Pantar dan Pulau Alor
29. Selat Patinti - berada di antara Pulau Bacan dan Pulau Makian
30. Selat Paleng - berada di sebelah Barat Pulau Paleng, Sulawesi
31. Selat Raas - berada di antara Pulau Sapudi dan Pulau Raas
32. Selat Riau - berada di sebelah Selatan Pulau Bintan, Riau
33. Selat Roti - berada di antara Pulau Roti dan Pulau Semau
34. Selat Rupat - berada di antara Pulau Rupat, Riau
35. Selat Salabangka - berada di sebelah Timur Propinsi Sulaweri Tenggara
36. Selat Sanding - berada di sebelah selatan Pulau Pagai
37. Selat Sapudi - berada di antara Pulau Madura dan Pulau Sapudi
38. Selat Selayar - berada di antara Pulau Selayar, Sulawesì Selatan
39. Selat Siberut - berada di antara Pulau Siberut dan Pulau Tanah Bata
40. Selat Sikakap - berada di antara Pulau Pagai, Sumatera Barat
41. Selat Sipora - berada di antara Pulau Sipora dan Pulau Pagai
42. Selat Sumba - berada di antara Pulau Flores dan pulau Sumba
43. Selat Tioro - berada di sebelah Utara Pulau Muna, Sulawesi Tenggara
44. Selat Sunda - berada di antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa
45. Selat Ujung Pandang - berada di sebelah Timur Pulau Sebuku, Kalìmantan Timur
46. Selat Wowoni - berada di sebelah Barat Pulau Wowoni, Sulawesi Tenggara
47. Selat Yapen - berada di antara Pulau Yapen dan Pulau Biak.

Danau-Danau Yang Ada Di Indonesia

Danau adalah kumpulan air yang ada di tengah-tengah daratan, danau bìsa juga disebut telaga atau situ, nama situ lebih dikenal di kawasan Jawa Barat. Selain telaga dan situ, ada juga yang disebut dengan waduk, yaitu sejenis danau yang dibuat oleh manusia atau lebih sederhananya adalah danau buatan.

Berikut ini nama-nama danau yang ada di Indonesia:

1. Danau Airhitam - ada di Sumatera Selatan
2. Danau Ancueloot - ada di Nangroe Aceh Darussalam
3. Danau Anggi Giji - ada di Papua
4. Danau Anggi Gita - ada di Papua
5. Danau Bambenan - ada di Kalimantan Tengah
6. Danau Bangkau - ada di Kalimantan Selatan
7. Danau Batu Jai - ada di Nusa Tenggara Barat
8. Danau Batu - ada di Bali
9. Danau Bekuan - ada di Kalimantan Barat
10. Danau Belida - ada di Kalimantan Barat
11. Danau Biru - ada di Papua
12. Danau Bitin - ada di Kalimantan Selatan
13. Danau Bratan - ada di Bali
14. Danau Buyan - ada di Bali
15. Danau Cembulu - ada di Kalimantan Tengah
16. Danau Danau - ada di Sulawesi Utara
17. Danau Dendam Tak Sudah - ada di Bengkulu
18. Danau Di Atas - ada di Sumatera Barat
19. Danau Di Bawah - ada di Sumatera Barat
20. Danau Dapacampat - ada di Jambi
21. Danau Emas - ada di Bengkulu
22. Danau Ganting - ada di Kalimantan Tengah
23. Danau Gatel - ada di Kalimantan Tengah
24. Danau Genali - ada di Kalimantan Barat
25. Danau Jembawan - ada di Sumatera Selatan
26. Danau Jempang - ada di Kalimantan Timur
27. Danau Jepara - ada di Lampung
28. Danau Kalimutu - ada di Nusa Tenggara Timur
29. Danau Kawah Ijen - ada di Jawa Timur
30. Danau Kawah Kelud - ada di Jawa Timur
31. Danau Kenamful - ada di Kalimantan Tengah
32. Danau Kerinci - ada di Sumatera Barat
33. Danau Laut Realoih - ada di Nangroe Aceh Darussalam
34. Danau Laut Tawar - ada di Nangroe Aceh Darussalam
35. Danau Limboto - ada di Sulawesi Utara
36. Danau Limut - ada di Kalimantan Tengah
37. Danau Lindu - ada di Sulawesi Tengah
38. Danau Linouw - ada di Sulawesi Utara
39. Danau Lubuk Deling - ada di Sumatera Selatan
40. Danau Mahalona - ada di Sulawesi Selatan
41. Danau Maninjau - ada di Sumatera Barat
42. Danau Matana - ada di Sumatera Selatan
43. Danau Matur - ada di Kalimantan Tengah
44. Danau Malintang - ada di Kalimantan Timur
45. Danau Mepara - ada di Kalimantan Tengah
46. Danau Moat - ada di Sulawesi Utara
47. Danau Pacai - ada di Jawa Timur
48. Danau Pangkalan - ada di Jawa Barat
49. Danau Paninai - ada di Papua
50. Danau Poso - ada di Sulawesi Tengah
51. Danau Ranau - ada di Sumatera Selatan
52. Danau Rawa Dano - ada di Jawa Barat
53. Danau Rawa Kelindingan - ada di Jawa Timur
54. Danau Rawa Pening - ada di Jawa Tengah
55. Danau Raya - ada di Kalimantan Tengah
56. Danau Rombebai - ada di Papua
57. Danau Segara Anak - ada di Nusa Tenggara Barat
58. Danau Semayang - ada di Kalimantan Timur
59. Danau Sembuluh - ada di Kalimantan Tengah
60. Danau Sentani - ada di Papua
61. Danau Sindereng - ada di Sulawesi Selatan
62. Danau Sipin - ada di Jambi
63. Danau Singkarak - ada di Sumatera Barat
64. Situ Bagendit - Jawa Barat
65. Situ Cileunca - ada di Jawa Barat
66. Situ Langkung - ada di Jawa Barat
67. Situ Lengkong - ada di Jawa Barat
68. Situ Sipanunjang - ada di Jawa Barat
69. Danau Tage - ada di Papua
70. Danau Tambara - ada di Nusa Tenggara Barat
71. Danau Tambiling - ada di Bali
72. Danau Tang - ada di Kalimantan Barat
73. Telaga Menjer - ada di Jawa Tengah
74. Situ Patenggang - ada di Jawa Barat
75. Telaga Sarangan - ada di Jawa Timur
76. Danau Teloko - ada di Sumatera Selatan
77. Danau Tempe - ada di Sulawesi
78. Danau Terusan - ada di Kalìmantan
79. Danau Tes - ada di Bengkulu
80. Danau Tete - ada di Kalimantan Tengah
81. Danau Ti Bi - ada di Papua
82. Danau Toba - ada di Sumatera Utara
83. Danau Tondano - ada di Sulawesi Utara
84. Danau Tonjidat - ada di Papua
85. Danau Towutu - ada di Sulawesi Selatan
86. Waduk Cacaban - ada di Jawa Tengah
87. Waduk Cengklik - ada di Jawa Tengah
88. Waduk Cirata - ada di Jawa Barat
89. Waduk Darma - ada di Jawa Barat
90. Waduk Gajah Mungkur - ada di Jawa Tengah
91. Waduk Gondang - ada di Jawa Timur
92. Waduk Jatiluhur - ada di Jawa Barat
93. Waduk Klampis - ada di Jawa Timur
94. Waduk Lahor - ada di Jawa Timur
95. Waduk Melahayu - ada di Jawa Tengah
96. Waduk Ngebel - ada di Jawa Timur
97. Waduk Riam Kanan - ada di Kalimantan Selatan
98. Waduk Saguling - ada di Jawa Barat
99. Waduk Selorejo - ada di Jawa Timur
100. Waduk Sempor - ada di Jawa Tengah
101. Waduk Soetami - ada di Jawa Timur
102. Waduk Wadas Lintang - ada di Jawa Tengah
103. Waduk Widas - ada di Jawa Timur
104. Waduk Way Rarem - ada di Lampung
105. Danau Yamur - ada di Papua
106. Danau Yawasi - ada dì Papua.

Cagar Alam Di Indonesia

Berikut ini adalah daftar nama-nama cagar alam di Indonesia beserta luas dan daerah tempat cagar alam itu berada:

1. Aceh Raflesia I/II Serbejadi - 300 ha - Nangroe Aceh Darussalam
2. Arcadomas - 2 ha - Jawa Barat
3. Arjuna-Lalijiwo - 4.960 ha - Jawa Timur
4. Baringin Sati - 0,20 ha - Sumatera Barat
5. Batang Lupuh - 340 ha - Sumatera Barat
6. Batu Gajah - 1 ha - Sumatera Utara
7. Batu Gimrit - 0,50 ha - Sumatera Utara
8. Batu Kahu -1.762,80 ha - Bali
9. Besowo Gadungan - 7 ha - Jawa Timur
10. Bojong Larang - 750 ha - Jawa Barat
11. Bukit Raya -150.000 ha - Kalimantan Tengah
12. Bukit Tangkilang - 3.000 ha - Kalimantan Tengah
13. Bantimurung -18 ha - Sulawesi Selatan
14. Cadas Malang - 21 ha - Jawa Barat
15. Cigenteng Cipanyi I/II -10 ha - Jawa Barat
16. Cimangkat - 56 ha - Jawa Barat
17. Corah Manis Sempolan I/VII -16 ha - Jawa Timur
18. Curug Bengkawa -1,5 ha - Jawa Tengah
19. Digul Iwul - 9 ha - Jawa Tengah
20. Depok - 6 ha - Jawa Barat
21. Dolok Laut - 39 ha - Sumatera Utara
22. Dolok Sungap - 23.800 ha - Sumatera Utara
23. Dolok Tinggi -167 ha - Sumatera Utara
24. Dusun Besar -11,65 ha - Bengkulu
25. Geding - 2 ha - Jawa Timur
26. Gua Nglirip - 3 ha - Jawa Timur
27. Gunung Abang - 50 ha - Jawa Timur
28. Gunung Barung -195,5 ha - Jawa Timur
29. Gunung Gede -1.040 ha - Jawa Barat
30. Gunung Indrapura -15.530 ha - Sumatera Barat
31. Gunung Krakatau - 2500 ha - Lampung
32. Gunung Lokon -100 ha - Sulawesi Utara
33. Gunung Lorentz - 320.000 ha - Papua
34. Gunung Malabar - 8,3 ha - Jawa Barat
35. Gunung Palung - 3.000 ha - Kalimantan Barat
36. Gunung Papandayan -126 ha - Jawa Barat
37. Gunung Picis - 27,9 ha - Jawa Timur
38. Gunung Tangkuban Parahu -1.290 ha - Jawa Barat
39. Janggangan Rogojampi I/I - 8,5 ha - Jawa Timur
40. Karang Bolong - 0,5 ha - Jawa Tengah
41. Kawah Ijen - 2.560 ha - Jawa Timur
42. Kelìng I/II - 60 ha - Jawa Tengah
43. Kota Waringin/Sampit (Tanjung Puting) - 30.000 ha - Kalimantan Tengah
44. Laut Debuk-debuk - 7 ha - Sumatera Utara
45. Laut Pasir Tengger - 5.290 ha - Jawa Timur
46. Lembah Anai - 221 ha - Sumatera Barat
47. Lembah Harau - 298 ha - Sumatera Barat
48. Leuwang Sancang - 2.157 ha - Jawa Barat
49. Liang Balik - 0,50 ha - Sumatera Utara
50. Lopatfunpi - 8 ha - Kalimantan Barat
51. Mandor - 2.000 ha - Kalimantan Barat
52. Manggis Gadungan - 12 ha - Jawa Timur
53. Mega Mendung -12,5 ha - Sumatera Barat
54. Moga - 1 ha - Jawa Tengah
55. Muara Angke -15 ha - DKI Jakarta
56. Nusa Barong - 6.100 ha - Jawa Timur
57. Nusa Kambangan -1 ha - Jawa Tengah
58. Padang Lauwi -1.000 ha - Kalimantan Selatan
59. Panaitan -17.500 ha - Banten
60. Penanjung Pangandaran - 457 ha - Jawa Barat
61. Pancuran Ijen I/II - 9 ha - Jawa Timur
62. Panua -1500 ha - Sulawesi Utara
63. Panjalu -16 ha - Jawa Barat
64. Parawen - 6200 ha - Kalimantan Tengah
65. Penger Wunung Darupono - 30 ha - Jawa Tengah
66. Pulau Bokor -15 ha - DKI Jakarta
67. Pulau Noko dan Pulau Nusa -15 ha - Jawa Timur
68. Pulau Rambut -18 ha - DKI Jakarta
69. Pulau Seno -1.250 ha - Maluku
70. Pulau Sempu - 877 ha - Jawa Timur
71. Raflesia Bengkulu - 2.143 ha - Bengkulu
72. Raflesia Cawang - 0,22 ha - Bengkulu
73. Raflesia Despasah I/II - 0,26 ha - Bengkulu
74. Ranca Danau - 2.500 ha - Jawa Barat
75. Ranu Darungan - 380 ha - Jawa Timur
76. Ranu Kumbolo -1.340 ha - Jawa Timur
77. Ranu Paniregulo - 96 ha - Jawa Timur
78. Rimbopanti - 3.500 ha - Sumatera Barat
79. Rumphius - 2,5 ha - Maluku
80. Sangeh -10 ha - Bali
81. Saobi/Kangean - 430 ha - Jawa Timur
82. Sibolangit -115 ha - Sumatera Utara
83. Sukawayana - 79.100 ha - Banten
84. Sungai Kolbu - 9 ha - Jawa Timur
85. Takokak - 50 ha - Jawa Barat
86. Taman Baru Maelang - 70.000 ha - Jawa Timur
87. Tanah Pandauh - 500 ha - Nusa Tenggara Barat
88. Takoko Batuangus - 4.446 ha - Sulawesi Utara
89. Pelabuhan Ratu - 33 ha - Jawa Barat
90. Tanjung Amolenggo - 850 ha - Sulawesi Utara
91. Talaga Bodas - 265 ha - Jawa Barat
92. Talaga Patengan -150 ha - Jawa Barat
93. Talaga Warna - 23,25 ha - Jawa Barat
94. Telogo Dringo - 26,10 ha - Jawa Tengah
95. Telogo Ranjang -18,5 ha - Jawa Tengah
96. Telogo Sumurup - 20,10 ha - Jawa Tengah
97. Telogo warno/Pengilon - 39,6 ha - Jawa Tengah
98. Tonggala -125 ha - Sulawesi Utara
99. Ulolanan Kecubung - 71 ha - Jawa Tengah
100. Ulu Tiangko -1 ha - Jambi
101. Ujung Honye -10.000 ha - Jawa Barat
102. W. Mual -17.500 ha - Maluku
103. W. Nua - 20.000 ha - Maluku
104. Watanganan Puger I/II -16 ha - Jawa Timur
105. Wijayakusuma -1 ha - Jawa Tengah
106. Yanlapa - 32 ha - Jawa Barat
107. Yunghun - 2,5 ha - Jawa Barat.

Pembangkit Listrik Di Indonesia

Sebelum kita melihat daftar pembangkit listrik yang ada di Indonesia, alangkah baiknya kita mengenal beberapa macam pembangkit listrik dulu, kita mulai dengan PLTA.
Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik yang biasa disebut hidroelectrik. Bentuk utama pembangkit listrik jenis ini adalah generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air, namun secara luas PLTA tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun, melainkan juga meliputi pembangkit listrìk yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain, seperti tenaga ombak.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari uap panas/kering. Bahan bakar utamanya adalah batu bara dan minyak bakar serta MFO untuk start up awal.

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau PLTD adalah pembangkit lìstrik yang menggunakan mesin diesel sebagai penggerak mula atau Prime Mover yang berfungsi menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar rotor generator.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN adalah stasiun pembangkit listrìk thermal dimana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap atau PLTGU adalah suatu instalasi peralatan yang berfungsi untuk mengubah energi panas (hasil pembakaran bahan bakar dan udara) menjadi energi listrik yang bermanfaat. PLTGU merupakan gabungan antara PLTG dan PLTU memanfaatkan energì panas dan uap dari gas buang hasil pembakaran di PLTG untuk memanaskan air di HRSG (Heat Recovery Steam Generator) sehingga menjadi uap jenuh kering yang akan digunakan untuk memutar baling-baling turbin uap.

Berikut daftar pembangkit listrik yang ada di Indonesìa:

A. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

1. PLTA Angkup - Propinsì Nangroe Aceh Darussalam
2. PLTA Cìbadak - Propinsi Jawa Barat
3. PLTA Cirata - Propinsi Jawa Barat
4. PLTA Garung - Propinsi Jawa Tengah
5. PLTA Jatiluhur - Propinsi Jawa Barat
6. PLTA Karangkates - Propinsi Jawa Timur
7. PLTA Lodaya - Propinsi Jawa Timur
8. PLTA Maninjau - Propinsi Sumatera Utara
9. PLTA Paiton - Propinsi Jawa Timur
10. PLTA Moh. Nor - Propinsi Kalimantan Timur
11. PLTA Riam Kanan - Propinsi Kalimantan Selatan
.12. PLTA Sadang - Propinsi Sulawesi Selatan
13. PLTA Saguling - Propinsi Jawa Barat
14. PLTA Selorejo - Propinsi Jawa Timur
15. PLTA Sempor - Propinsi Jawa Tengah
.16. PLTA Sengguruh - Propinsi Jawa Timur
17. PLTA Sentani - Propinsi Papua
18. PLTA Sigura-gura - Propinsi Sumatera Utara
19. PLTA Soroako - Propinsi Sulawesi Tenggara
20. PLTA Tes - Propinsi Bengkulu
21. PLTA Tonsea - Propinsi Sulawesi Utara
22. PLTA Tuntang - Propinsi Jawa Tengah
23. PLTA Wlingi Raya - Propinsi Jawa Timur
24. PLTA Wonogiri - Propinsi Jawa Tengah.

B. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

1. PLTU Belawan - Propinsi Sumatera Utara
2. PLTU Bukit Asam - Propinsi Sumatera Selatan
3. PLTU Gresik - Propinsi Jawa Tìmur
4. PLTU Muara Karang - Propinsi DKI Jakarta
5. PLTU Semarang - Propinsi Jawa Tengah

C. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)

1. PLTG Alur Canang - Propinsi Jawa Barat
2. PLTG Dieng - Propinsi Jawa Tengah
3. PLTG Kamojang - Propinsi Jawa Barat.

D. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

1. PLTD Balik Papan - Propinsi Kalimantan Timur

E. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Masih dalam perencanaan dan akan dibangun di daerah pegunungan Muria, Propinsi Jawa Tengah. Rencana pembangunan PLTN ini menjadi kontroversi karena adanya pro dan kontra.

Perguruan Tinggi Di Indonesia

Indonesia memiliki banyak perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta. Ada yang berupa Universitas, Institut dan juga Sekolah Tinggi. Namun di blog ini tak semua nama perguruan tinggi disebutkan, namun hanya beberapa puluh saja yang sekìranya dapat mewakili berbagai daerah. Perguruan tinggi diharapkan mampu memunculkan generasi penerus bangsa yang berkualitas sesuai dengan jurusan dan keahlian yang dipelajarinya. Para generasi bangsa ini tentu saja menjadi harapan agar bangsa Indonesia bisa lebih maju di segala bidang seperti ekonomi dan teknologi dan tidak tertinggal dari negara-negara lainnya lainnya.

Berikut ini adalah daftar perguruan tinggi di Indonesia:

1. Universitas Sumatera Utara atau USU - Medan
2. Universitas Sriwijaya atau UNSRI - Palembang
3. Universitas Andalas atau UNAND - padang
4. Universitas Indonesia atau UI - Jakarta
5. Universitas Padjajaran atau UNPAD - Bandung
6. Universitas Diponegoro atau UNDIP - Semarang
7. Universitas Gajah Mada atau UGM - Yogyakarta
8. Universitas Negeri Sebelas Maret atau UNS - Surakarta
9. Universitas Brawijaya atau UNBRAW - Malang
10. Universitas Airlangga atau UNAIR - Surabaya
11. Universitas Udayana atau UNUD - Denpasar
12. Universitas Lambung Mangkurat atau UNLAM - Banjarmasin
13. Universitas Sam Ratulangi atau UNSRAT - Manado
14. Universitas Hasanuddin atau UNHAS - Makassar
15. Universitas Mulawarman atau UNMUL - Samarinda
16. Universitas Nusa Cendana atau UNDANA - Kupang
17. Universitas Pattimura atau UNPAT - Ambon
18. Universitas Cenderawasih atau UNCEN - Jayapura
19. Universitas Bengkulu atau UNIB - Bengkulu
20. Universitas Syiah Kuala atau UNSYIAH - Banda Aceh
21. Universitas Negeri Jambi atau UNJAM - Jambi
22. Universitas Lampung atau UNILA - Bandar Lampung
23. Universitas Riau atau UNRI - Pekanbaru
24. Universitas Negeri Malang atau UM - Malang
25. Universitas Jendral Soedirman atau UNSOED - Purwokerto
26. Universitas Jember atau UNEJ - Jember
27. Universitas Palangkaraya atau UNPAR - Palangkaraya
28. Universitas Tanjungpura atau UNTAN - Pontianak
29. Universitas Mataram atau UNRAM - Mataram
30. Universitas Halu Oleo atau UNHO - Kendari
31. Universitas Tadulako atau UNTAD - Palu
32. Universitas Malikussaleh - Lhokseumawe
33. Universitas Abulyatama - Kota Baro, Aceh Besar
34. Universitas Muhammadiyah atau UNMUHA - Banda Aceh
35. Universitas Iskandar Muda atau UNIDA - Banda Aceh
36. Universitas Warmadewa atau UNWAR - Denpasar
37. Universitas Bhayangkara Jakartaraya atau UBHARA - Jakarta
38. Universitas Empu Tantular - Jakarta
39. Universitas Satyagama - Jakarta
40. Universitas Gunadarma - Jakarta
41. Universitas Islam As-Syafi'yah atau UIA - Jakarta
42. Universitas Jayabaya - Jakarta
43. Universitas Muhammadiyah Jakarta atau UMJ - Jakarta
44. Universitas Suryadarma - Jakarta
45. Universitas Bina Nusantara atau UBINUS - Jakarta
46. Universitas Kristen Indonesia atau UKI - Jakarta
47. Universitas Negeri Jakarta atau UNJ - Jakarta
48. Universitas Taruma Nagara atau UNTAR - Jakarta
49. Universitas Nurtanio atau UNINUR - Bandung
50. Universitas Negeri Semarang atau UNES - Semarang
51. Institut Teknologi Bandung atau ITB - Bandung
52. Institut Pertanian Bogor atau IPB
53. Institut Teknologi Surabaya
54. Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga - Yogyakarta
55. Institut Agama Islam Walisongo - Semarang
56. Institut Teknologi Indonesia - Tangerang
57. Institut Ilmu Al-Qur'an atau IIQ - Jakarta
58. Institut Sains dan Teknologi Nasional atau ISTN - Jakarta
59. Institut Kesenian Jakarta atau IKJ - Jakarta
60. Institut Sains dan Teknologi Jayapura atau ISTJ - Jayapura
61. Institut Teknologi Adityawarman - Bandung
62. Institut Teknologi Nasional atau ITENAS - Bandung
63. Institut Pertanian Malang atau IPM - Malang
64. Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan atau STIK - Banda Aceh
65. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pariwisata - Kuta, Bali
66. Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua - Denpasar, Bali
67. Sekolah Tinggi Seni Indonesia atau STSI - Denpasar.

Nama-Nama Lagu Daerah (Tradisional)

Inilah daftar lagu-lagu daerah atau lagu-lagu tradisional di Indonesia:

1. Ampar-ampar Pisang - Berasal dari Kalimantan Selatan (Kalsel)
2. Anak Kambing Saya - Berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT)
3. Angin Mamiri - Berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel)
4. Anju Ahu - Berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel)
5. Apuse - Berasal dari Papua
6. Ayam Den Lapeh - Berasal dari Sumatera Barat (Sumbar)
7. Barek Solok - Berasal dari Sumatera Barat (Sumbar)
8. Batanghari - Berasal dari Jambi
9. Balelebo - Berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB)
10. Bubuy Bulan - Berasal dari Jawa Barat (Jabar)
11. Bungong Jeumpa - Nangroe Aceh Darussalam (NAD)
12. Burung Tantina - Berasal dari Maluku
13. Butet - Sumatera Utara (Sumut)
14. Cik-cik Periuk - Berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim)
15. Cing Cangkeling - Berasal dari Jawa Barat (Jabar)
16. Dago Inang Sare - Berasal dari Sumatera Utara (Sumut)
17. Dayung Palinggam - Berasal dari Sumatera Barat (Sumbar)
18. Dek Sangke - Berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel)
19. Desaku - Berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT)
20. Esa Mokan - Berasal dari Sulawesi Utara (Sulut)
21. Gambang Suling - Berasal dari Jawa Tengah (Jateng)
22. Gek Kepriye - Berasal dari Jawa Tengah (Jateng)
23. Goro-gorone - Berasal dari Maluku
24. Gundul Pacul - Berasal dari Jawa Tengah (Jateng)
25. Haleleu Ala De Teang - Berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB)
26. Huhatee - Berasal dari Maluku
27. Ilir-ilir - Berasal dari Jawa Tengah (Jateng)
28. Indung-indung - Berasal dari Kalìmantan Timur (Kaltim)
29. Injit-injit Semut - Berasal darì Jambi
30. Jali-jali - Berasal dar DKI Jakarta
31. Jamuran - Berasal dari Jawa Tengah (Jateng)
32. Kabile-bile - Berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel)
33. Kalayar - Berasal dari Kalimantan Tengah (Kalteng)
34. Kambanglah Bungo - Berasal dari Sumatera Barat (Sumbar)
35. Kampung Nun Jauh di Mato - Berasal dari Sumatera Barat (Sumbar)
36. Ka Parak Tingga - Berasal dari Sumatera Barat
37. Keraban Sape - Berasal dari Jawa Timur (Jatim)
38. Keroncong Kemayoran - Berasal dari DKI Jakarta
39. Kicir-kicir - Berasal dari DKI Jakarta
40. Kole-kole - Berasal dari Maluku
41. Lalan Bolok - Berasal dari Bengkulu
42. Lembah Alas - Berasal dari Nangroe Aceh Darussalam (NAD)
43. Lipang-lipangdang - Berasal dari Lampung
44. Lisoi - Berasal dari Sumatera Utara (Sumut)
45. Macep-cepetan - Berasal dari Bali
46. Madedek Magambiri - Berasal dari Sumatera Utara (Sumut)
47. Malam Baiko - Berasal dari Sumatera Barat
48. Mande-mande - Berasal dari Maluku
49. Manuk Dadali - Jawa Barat
50. Ma Rencong - Berasal dari Sulawesi Selatan
51. Mejangeran - Berasal dari Bali
52. Meriam Tomong - Berasal dari Sumatera Utara
53. Meyong-meyong - Berasal dari Bali
54. Moree - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
55. Na Sonang Duhita Nadua - Berasal dari Sumatera Utara
56. Ngusak Asik - Berasal darì Bali
57. Nuluya - Berasal dari Kalimantan Tengah
58. O Ina Ni Keke - Berasal dari Sulawesi Utara
59. Ole Sioh - Berasal dari Maluku
60. O Re Re - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
61. Orlen-orlen - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
62. O Ulate - Berasal dari Maluku
63. Pai Mura Rame - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
64. Pakarena - Berasal dari Sulawesi Selatan
65. Palu Lempong Pupoi - Berasal dari Kalimantan Tengah
66. Panon Hideung - Berasal dari Jawa Barat
67. Paras Barantai - Berasal dari Kalimantan Selatan
68. Pela Tawa-tawa - Berasal dari Sulawesi Tenggara
69. Pileuleuyan - Berasal dari Jawa Barat
70. Pinang Muda - Berasal dari Jambi
71. Pisau Surit - Berasal dari Nangroe Aceh Darussalam
72. Pitik Tukung - Berasal dari DI Yogyakarta
73. Potong Bebek - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
74. Putri Ayu - Berasal dari Bali
75. Rambadia - Berasal dari Sumatera Utara
76. Rang Talu - Berasal dari Sumatera Barat
77. Rasa Sayang-sayange - Berasal dari Maluku
78. Ratu Anom - Berasal dari Bali
79. Saputangga Bapucu Ampat - Berasal dari Kalimantan Selatan
80. Sarinande - Berasal dari Maluku
81. Selendang Mayang - Berasal dari Jambi
82. Sengko-sengko - Berasal dari Sumatera Utara
83. Sepakat Segenap - Berasal dari Nangroe Aceh Darussalam
84. Sinanggar Tulo - Berasal dari Sumatera Utara
85. Sing Sing So - Berasal dari Sumatera Utara
86. Sinom - Berasal dari DI Yogyakarta
87. Sipatokahan - Berasal dari Sulawesi Utara
88. Sitara Tilo - Berasal dari Sulawesi Utara
89. Soleram - Berasal dari Riau
90. Surilang - Berasal DKI Jakarta
91. Suwe Ora Jamu - Berasal dari DI yogyakarta
92. Tahunusangkara - Berasal dari Sulawesi Utara
93. Tanduk Majeng - Berasal dari Jawa Tìmur
94. Tanase - Berasal dari Maluku
95. Tari Tanggal - Berasal dari Sumatera Selatan
96. Tebe O Nana - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
97. Tekale Dipanah - Berasal dari DI Yogyakarta
98. Tokecang - Berasal dari Jawa Barat
99. Tondok Kadindangku - Berasal dari Sulawesi Tengah
100. Tope Gugu - Berasal dari Sulawesi Tengah
101. Tumpi Wayu - Berasal dari Kalimantan Tengah
102. Tutu Koda - Berasal dari Nusa Tenggara Barat
103. Yamko Rambe Yamko - Berasal dari Papua.

Daftar Ukuran Panjang, Luas, Isi Dan Berat

Ukuran sangatlah penting bagi kehidupan manusia untuk mempermudah perhitungan dan perbandingan suatu objek. Ukuran yang banyak dìkenal manusia adalah, ukuran Panjang, Luas, Isi dan Berat.
Berikut ini berbagai macam daftar tentang ukuran, baik itu ukuran panjang, luas, isi dan berat:

UKURAN PANJANG

1 kilometer = 1.000 meter
1 hektometer = 100 meter
1 dekameter = 10 meter
1 meter = 10 desimeter
1 kilometer = 10 hektometer
1 hektometer = 10 dekameter
1 kilometer = 100.000 centimeter
1 hektometer = 10.000 centimeter
1 dekameter = 1000 cm
1 meter = 100 centimeter
1 meter = 1000 milimeter
1 desimeter = 100 milimeter
1 centìmeter = 10 milimeter
1 pal (Jawa) = 1506,943 meter
1 mil (Laut) = 1851,51 meter
1 elo .(Lama) = 0,667 meter
1 foot/kaki (12 dim) = 0,305
1 pal (Sumatera) 185,85 meter
1 knop (mil darat) = 1666 meter
1 mil (Inggris) = 1609,342 meter
1 yard (3 kakì) = 0.914 m
1 inch (1 dm) = 0,025 meter = 2,54 cm.

UKURAN ISI

1 m3 (meter kubik) = 1000 liter
1 galon (Inggris) = 4,549 liter
1 galon (USA) = 3,785 liter.

UKURAN BERAT

1 kilogram/kg = 100 gram/gr
1 hektogram/hg = 100 gram
1 dekagram/dag = 10 gram
1 desigram/dg = 100 miligram/mg
1 kwintal = 100 kìlogram
1 ton = 10 kwintal
1 ons (hg) = 100 gram
1 pikul (Indonesia) 61,76 kg (100 kati)
1 pound = 0,554 kg
1 ounce (oz) = 28,35 gram
1 grain = 0,0648 gram
1 dram (dr) = 1,772 gram
1 stone (st) = 6,35 kg
1 pint = 0,5681 kg
1 quart = 2 pints = 1,1361 kg
1 gallon = 4 quarts = 4,5461 kg
1 barrel (Inggris) = 199,91 kg

UKURAN LUAS

1 hektar/ha = 10.000 meter persegi
2 centimeter persegi = 100 mili meter persegi
1 meter persegi = 10.000 cm persegi
1 centimeter persegi = 100 milimeter persegi
1 inci persegi = 6,5416 cm persegi
1 dam/ 1 are = 1 meter persegi
1 cm persegi = 0,155 square inch
1 dm persegi = 15,5 sq inch
1 meter persegi = 1,196 sq yard
1 are = 119,60 sq yard
1 hectare = 2,471 acres
1 km persegi = 247,105 acres
40 sq perches = 1 rood = 10,117 are
4 roods = 1 acre = 0,4047 ha
640 acres = 1 sq mile = 259 ha.

Nama-Nama Bandara Atau Lapangan Terbang Di Indonesia Terbang Di

Sebelum kita mengetahui bandara-bandara yang ada di Indonesia, ada baiknya kita mengenal apa itu bandara meskipun hanya sedikit Menurut UU No.1 tahun 2009 definisi bandara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagaì tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya.
Bandara yang sederhana biasanya cukup mempunyai landasan pacu dan Helipad tempat mendarat helikopter, sementara bandara besar dilengkapi dengan bangunan terminal dan hanggar.
Bandara yang sifatnya layanan perintis landasan pacunya bisa berupa rumput atau tanah dengan panjang 1200 meter dan lebar 20 meter, pesawat-pesawat yang biasanya melayani penumpang adalah sejenis Twin Otter, Cessna dan lain-lain. Selanjutnya bandara yang agak ramai landasan pacu berkontruksi aspal dengan panjang 1800 meter dan lebar 30 meter, pesawat-pesawat yang melayani penumpang adalah sejenis Turbo-Prop atau jet kecil seperti Fokker-27, Tetuko 234, Fokker-28.
Dan bandara yang ramai landasannya berkontruksi beton dengan panjang 3600 meter dan lebar 45-60 meter. Pesawat yang melayani penumpang sejenis jet sedang seperti Fokker-100, DC-10, B-747, Hercules dan sebagainya. Bandara yang bertaraf Internasional biasanya memiliki lebih dari satu landasan untuk mengantisipasi ramainya lalu lintas.

Berikut ini Nama-nama Bandara atau lapangan udara yang ada Di Indonesia:

1. Abdurrachman Saleh - Malang
2. Adi Sucipto - Yogyakarta
3. Adi Sumarmo - Surakarta
4. Akhmad Yani - Semarang
5. Astanajapura - Cirebon
6. Atang Sanjaya - Bogor
7. Babullah - Ternate
8. Bintan - Pulau Bintan
9. Branti - Bandar Lampung
10. Buluh Tumbang - Tanjung Pandan
11. Dabo - Singkep
12. El-Tari - Kupang
13. H. Asan - Sampit
14. Halim Perdana Kusuma - Jakarta
15. Hang Nadim - Batam
16. Hasanudin - Makassar
17. Husein Sastranegara - Bandung
18. Iskandar - Pangkalan Bun
19. Iswahyudi - Madiun
20. Japura - Rengat
21. Juanda - Surabaya
22. Kasiepo - Biak
23. Kijang - Tanjung Pinang
24. Mau Hau - Waingapu
25. Mokmer - Biak
26. Mopah - Merauke
27. Mutiara - Palu
28. Ngurah Rai - Denpasar
29. Padang Kemiling - Bengkulu
30. Panarung - Palangkaraya
31. Pangkalan Air - Sampit
32. Wolter Mongonsidi - Kendari
33. Yeffman - Sorong
34. Pangkalpinang - Pangkalpinang
35. Pattimura - Ambon
36. Pinang Sore - Sibolga
37. Polonia - Medan
38. Rembiga - Mataram
39. Rendani - Manokwari
40. Sam Ratulangi - Manado
41. Selaparang - Ampenan
42. Sentani - Jayapura
43. Sepinggan - Balikpapan
44. Simpang Tìga - Pekanbaru
45. Soekarno Hatta - Jakarta
46. Sultan Badaruddin - Palembang
47. Sultan Salahuddin - Bima
48. Sultan Thaha - Jambi
49. Sungai Durian - Pontianak
50. Supadio - Pontianak
51. Sutan Iskandar Muda - Banda Aceh
52. Syamsudin Noor - Banjarmasin
53. Tabing - Padang
54. Talangbetutu - Palembang
55. Tanah Merah - Tanah Merah
56. Tarakan - Tarakan
57. Temindung - Samarinda
58. Timika - Tembagapura
59. Tjilik Riwut - Palangkaraya.

Nama Mata Uang Negara-Negara Di Dunia

Sebelum kita mengenal nama mata uang negara-negara di dunia, alangkah baiknya kita mengenal apa itu mata uang, ya mata uang adalah alat pembayaran transaksi ekonomi yang digunakan oleh suatu negara. Di antara beberapa negara tak jarang yang memiliki nama mata uang yang sama meski nilainya berbeda ketika ditukar pada mata uang lainnya, misalnya Amerika Serikat dan Australia yang memilìki nama mata uang Dollar atau Argentina dan Filipina yang mata uangnya bernama Peso. Sementara mata uang negara kita Indonesia adalah Rupiah. Sementara itu beberapa tahun yang lalu beberapa negara eropa menyepakati penggunaan mata uang bersama yang diberi nama Euro.
Oke berikut ini adalah nama mata uang negara-negara di dunia:

1. Abbesinia - Dollar
2. Afghanistan - Afgani
3. Afrika Selatan - Rand
4. Afrika Tengah - Franc
5. Albanìa - Lek
6. Aljazair - Dinar
7. Amerìka Serikat - Dollar
8. Angola - Kwanza
9. Argentina - Peso
10. Australia - Dollar
11. Austria - Shilling
12. Bangladesh - Taka
13. Belanda - Gulden
14. Belgia - Franc
15. Bolivia - Boliviamus
16. Brazil - Cruzeiro
17. Brunei Darussalam - Dollar
18. Bulgaria - Lev
19. Chad - Franc
20. Canada - Dollar
21. Ceylon - Rupes
22. Chili - Peso
23. Cina - Yuan
24. Ceko- Koruna
25. Denmark - Krone
26. Dominika - Peso
27. El Savador - Kolon
28. Ethopia - Birr
29. Equador - Sucrve
30. Filipina - Peso
31. Finlandia - Markka
32. Ghana - Cedi
33. Guatemala - Queizal
34. Haiti - Courde
35. Hongaria - Forint
36. Hongkong - Dollar
37. Honduras - Lempira
38. India - Rupee
39. Indonesia - Rupiah
40. Inggris - Pound Sterling
41. Irak - Dinar
42. Iran - Real
43. Irlandia - Pound
44. Israel - Pound
45. Islandia - Krona
46. Italia - Lira
47. Jamaika - Dollar
48. Jepang - Yen
49. Jerman - Deutsche Mark
50. Kamboja - Riel
51. Kamerun - Franc
52. Kenya - Shilling
53. Kolombia - Peso
54 kongo - Franc
55. Korea Selatan - Won
56. Korea Utara - Won
57. Kuba - Peso
58. Kuwait - Dinar
59. Laos - New Kip
60. Libanon - Pound
61 Liberia - Dollar
62. Libya - Dinar
63. Luxemburg - Frenc
64. Malaysia - Rìnggit
65. Malvìnas - Pound
66. Maroko - Dirham
67. Mesir - Pound
68. Mexico - Peso
69. Monako - Franc
70. Mongolia - Tugrik
71. Mozambik - Escudo
72. Myanmar - Kyat
73. Namibia - Rand
74. Nepal - Rupee
75. Nikaragua - Kordoba
76. Nigerìa - Naira
77. Norwegia - Kroon
78. Oman - Rial
79. Palestina - Dinar
80. Pakistan - Rupee
81. Panama - Balboa
82. Papua Nugini - Kina
83. Paraguay - Guarani
84. Perancis - Franc
85. Peru - Sole
86. Polandia - zioty
87. Portugal - Escudo
88. Qatar - Riyal
89. Rumania - Leu
90. Saudi Arabia - Riyal
91. Senegal - Franc
92. Singapura - Dollar
93. Siprus - Pound
94. Srilanka - Rupee
95. Sudan - Pound
96. Suriah - Pound
97. Spanyol - Peseta
98. Suriname - Guilder
99. Swedia - Kroon
100. Swiss - Franc
101. Taiwan - Dollar
102. Tanzania - Shilling
103. Thailand - Bath
104. Selandia Baru - Dollar
105. Tunisia - Dinar
106. Turki - Lira
107. Uganda - Shilling
108. Uni Emirat Arab - Dirham
109. Uruguay - Peso
110. Vatikan - Lira
111. Venezuela - Bolivar
112. Vietnam - Dong
113. Yaman - Imani
114. Yordania - Dinar
115. Yunani - Drachma
116. Zaire - Zaire
117. Zambia - Kwacha
118. Zimbabwe - Dollar
119. Armenia - Dram
120. Azerbaijan - Manat
121. Kazakhstan - Tenge
122. Kirgystan - Rubel
123. Tajikistan - Rouble
124. Turkmenistan - Manat
125. Uzbekistan - Som.