17 June 2013

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Di Indonesia

Inilah Kode Nomor polisi kendaraan bermotor berdasarkan wilayah yang ditetapkan oleh peraturan Kapolri Nomor Polisi tahun 2012:

BL : Kode Nomor Polìsi Kendaraan bermotor yang meliputi wilayah Aceh.

BB : Kode yang meliputi wilayah Sumatera Utara bagian Barat atau daerah pesisir Barat.

BK : Kode untuk wilayah Sumatera Utara bagian Timur atau daerah pesisir Timur.

BA : Kode untuk wilayah Sumatera Barat.

BM : Kode untuk wilayah Riau.

BP : Kode untuk wilayah Kepulauan Riau.

BG : Kode untuk wilayah Sumatera Selatan.

BN : Kode untuk wilayah Bangka Belitung.

BE : Kode untuk wilayah Lampung.

BD : Kode untuk wilayah Bengkulu.

BH : Kode untuk wilayah Jambi.

A : Kode untuk wilayah Banten.

B : Kode untuk wilayah DKI Jakarta, termasuk juga Kota Tangerang, Kota Bekasi dan Kota Depok.

D : Kode untuk wilayah Bandung yang meliputi Kota Bandung, Kab Bandung, Kota Cimahi, dan Kab Bandung Barat.

E : Kode untuk wilayah Karesidenan Cirebon yang meliputi Kab Cirebon, Kota Cirebon, Kab Indramayu, Kab Majalengka dan Kab Kuningan.

F : Kode untuk wilayah Karesidenan Bogor yang meliputi Kab Bogor, Kota Bogor, Kab Cianjur, Kab Sukabumi dan Kota Sukabumi.

T ; Kode untuk wilayah Kab Purwakarta, Kab Karawang, sebagian Kab Bekasi dan Kab Subang.

Z : Kode untuk wilayah Kab Garut, Kab Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kab Sumedang, Kab Ciamis dan Kota Banjar.

G : Kode untuk wilayah Karesiden Pekalongan yang meliputi Kota Pekalongan, Kab Pekalongan, Kab Tegal, Kota Tegal, Kab Brebes, Kab Batang dan Kab Pemalang.

H : Kode untuk wilayah Karesidenan Semarang yang melìputi Kota Semarang, Kab. Semarang, Kota Salatiga, Kab kendal dan Kab Demak.

K : Kode untuk wilayah Karesidenan Pati yang meliputi Kab Pati, Kab Kudus, Kab Jepara, Kab Rembang, Kab Blora, Kab Cepu dan Kab Grobogan.

R : Kode untuk wilayah Karesidenan Banyumas yang meliputi Kab Banyumas, Kab Cilacap, Kab Purbalingga dan Kab Banjarnegara.

AA : Kode untuk wilayah Karesidenan Kedu yang meliputi Kab Magelang, Kota Magelang, Kab Purworejo, Kab Kebumen, Kab Temanggung dan Kab Wonosobo.

AB : Kode untuk wilayah DI Yogyakarta.

AD : Kode untuk wilayah Karesidenan Surakarta yang meliputi Kota Surakarta, Kab Sukoharjo, Kab Boyolalh, Kab Sragen, Kab Karanganyar, Kab Wonogiri dan Kab Klaten.

L : Kode untuk wilayah Surabaya dan merupakan satu-satunya kode nopol yang hanya dimiliki oleh satu daerah setingkat Kota/Kabupaten.

M : Kode untuk wilayah Karesidenan Madura yang meliputi Kab Pamekasan, Kab Sumenep, Kab Sampang dan Kab Bangkalan.

N : Kode untuk wilayah Karesidenan Malang yang meliputi Kota Malang, Kab Malang, Kab Probolinggo, Kota Probolinggo, Kab Pasuruan, Kota Pasuruan, Kab Lumajang dan Kota Batu.

P : Kode untuk wilayah Karesidenan Besuki yang meliputi Kab Bondowoso, Kab Situbondo, Kab Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

S : Kode untuk wilayah Karesidenan Bojonegoro yang meliputi Kab Bojonegoro, Kab Mojokerto, Kota Mojokerto, Kab Tuban, Kab Lamongan dan Kab Jombang.

W : Kode untuk wilayah Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

AE : Kode untuk wilayah Karesidenan Madiun yang meliputi Kab Madiun, Kota Madiun, Kab Ngawi, Kab Magetan, Kab Ponorogo, dan Kabupaten Pacitan.

AG : Kode untuk wilayah Karesidenan Kediri yang meliputi Kab Kediri, Kota Kediri, Kab Blitar, Kota Blitar, Kab Tulungagung, Kab Nganjuk dan Kab Trenggalek.

Dk : Kode untuk wilayah Bali.

DR : kode untuk wilayah NTB I (P. Lombok, Kota Mataram, Kab Lombok Barat, Kab Lombok Timur, Kab Lombok Tengah).

EA : Kode untuk wilayah NTB II (P. Sumbawa, Kab Sumbawa Barat, Kab Dompu, Kab Bima dan Kota Bima).

DH : Kode untuk wilayah NTT I (P. Timor, Kab Kupang, Kota Kupang, Kab TTU, Kab TTS dan Kab Rote Ndao).

EB : Kode untuk wilayah NTT II (P. Flores, Kep Manggarai Barat, Kab Ngada, Kab Ende, Kab, Sikka, Kab Flores Timur, Kab Lembata, dan Kab Alor).

ED : Kode untuk wilayah NTT III (P. Sumba, Kab Sumba Barat, Kab Sumba Timur).

DA : Kode untuk wilayah Kalimantan Selatan.

KB : Kode untuk wilayah Kalimantan Barat.

KH : Kode untuk wilayah Kalimantan Tengah.

KT : Kode untuk wilayah Kalimantan Timur.

DB : Kode untuk wilayah Sulawesi Utara

DL : Kode untuk wilayah Sulawesi Utara di Kepulauan Sangihe Talaud.

DM : Kode untuk wilayah Gorontalo.

DN : Kode untuk wilayah Sulawesi Tengah.

DT : Kode untuk wilayah Sulawesi Tenggara.

DD : Kode untuk Wilayah Sulawesi Selatan I (Kota Makassar, Kab Gowa, Kab Maros, Kab Pangkajene Kepulauan, Kab Takalar, Kab Jeneponto, Kab Bulukumba, Kab Bantaeng, kab Selayar).

DW : Kode untuk wilayah Sulawesi Selatan II (Kab Bone, Kab Soppeng, Kab Wajo, Kab Sinjai).

DP : Kode untuk wilayah Sulawesi Selatan III (Kab Barru, Kota Parepare, Kab Pinrang, Kab Sidenreng Rappang, Kab Enrekang, Kab Tana Toraja, Kab Toraja Utara, Kab Luwu, Kota Palopo, Kab Luwu Utara, Kab Luwu Timur).

DC : Kode untuk wilayai Sulawesi Barat.

DE : Kode untuk wilayah Maluku.

DG : Kode untuk wilayah Maluku Utara.

DS : Kode untuk wilayah Papua.

PB : kode untuk wilayah Papua Barat.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.