HASIL HITUNG CEPAT SEMENTARA PEROLEHAN SUARA PARPOL DI NTB PADA PILEG 2019
Pemilihan Umum 2019 diselenggarakan pada Rabu, 17 April 2019 ini, baik itu Pemilihan Legislatif (Pileg) ataupun Pemilihan Presiden (Pilpres). Pertarungan sengit di kancah pemilu ini juga terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 16 Partai Politik peserta pemilu berlomba-lomba meraih suara masyarakat NTB. Meski tidak seramai Pemilihan Presiden namun persaingan antar partai di pemiilhan legislatif juga cukup menarik perhatian dan antusias warga. Nah, berikut ini adalah hasil sementara quick count perolehan suara partai-partai politik di Provinsi Nusa Tenggara Barat berdasarkan nomor urut partai peserta:
1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) - dengan raihan suara suara sebesar ... Persen.
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
4. Partai Golongan Karya (PARTAI GOLKAR) - dengan raihan suara sebesar... Persen.
5. Partai Nasional Demokrat (NASDEM) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia ( Partai GARUDA) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
7. Partai Berkarya - dengan suara sebesar ... Persen.
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
9. Partai Persatuan Indonesia (PERINDO) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
11. Partai Solidaritas Indonesia
(PSI) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
12. Partai Amanat Nasional (PAN) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
13. Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) - dengan raihan suara sebesar .. %.
14. Partai Demokrat - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
19. Partai Bulan Bintang (PBB) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
20. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) - dengan raihan suara sebesar ... Persen.
Seperti kita ketahui, pada pemilihan umum 2019 ini pemilihan presiden dan pemilihan legislatif di laksanakan secara serentak atau bersamaan, hal ini tentu berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya di mana pilpres dan pileg diselenggarakan pada waktu yang berbeda.
